BOGOR TODAY – Hari lahir Nahdlatul Ulama ke-95 harus menjadi momentum untuk memperbaiki diri organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia.

Saat ini banyak tantangan yang dihadapi warga Nahdliyin dalam berkehidupan bermasyarakat berbangsa dan beragama.

Demikian dikatakan pembina ltn NU Kota Bogor Ahmad Aswandi atau Q wong tentang makna harlah Nu ke 95.

Menurut Ahmad Aswandi banyak tantangan yang dihadapi generasi warga nahdliyin saat ini baik dari internal maupun eksternal.

LTN NU Kota Bogor harus mampu membentuk karakter masyarakat dalam memahami Islam dengan Ahlussunnah Wal Wal Aswaja dengan wajah rahmatan lil alamin.

Untuk itu LTN NU sebagai lembaga sarana publikasi dan komunikasi pcnu kota Bogor harus mampu menciptakan wajah baik Islam ke dunia luar melalui media sosial sehingga dapat optimal membentuk paham radikalisme dan intoleran.

“Saat ini penting dalam LTN NU untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang wajah Islam yang sejuk sesuai dengan Rahmatan Lil’alamin sehingga bisa mengikis Citra radikalisme dan intoleran yang berkembang belakangan ini.” Ungkapnya kepada Wartawan, Minggu (31/1/2021).

Kemudian terdapat pekerjaan rumah dari internal pengurus cabang NU kota Bogor yang harus merapikan kembali jajaran kepengurusan agar lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada umat.

Saat ini banyak NU kultural yang harus dirangkul sehingga bisa lebih efektif dalam meneruskan dan menjalani roda organisasi untuk berkhidmat.

Salah satu contohnya adalah dalam edukasi pembuatan kartu tanda anggota NU KARTA NU yang harus bisa menyentuh elemen terbawah dari warga nahdin untuk tergerak membuat kartu tersebut. (Iman R Hakim)