BOGOR TODAY – Direkrut Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indra Gusniawan, didampingi Direktur Umum Rivelino Rizky serta Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf sambangi sejumlah pelanggan di wilayah zona 1 tepatnya di Gang Gudang Garam, Kelurahan Sindangrasa hingga di Muarasari, Kota Bogor.

Baca Juga : Pasang Pipa Baru di Perumda Tirta Pakuan Bisa Dicicil

Baca Juga : Ardani Yusuf Pimpin Perbaikan Sistem Pengaliran di Wilayah Zona 1

“Kunjungan ini, merupakan bentuk upaya penyampaian informasi, sosialisasi terhadap pelanggan Perumda Tirta Pakuan sekaligus silaturahmi di bulan Ramadan 1442 H,” kata Rino belum lama ini.

Dalam kunjungan tersebut, Rino juga mendengarkan informasi keluhan dan masukan warga sekitar tentang kondisi pelayanan di wilayah zona 1.

Baca Juga : SPAM Katulampa Cibanon Sudah Dilengkapi Teknologi Komputerisasi

Menurutnya, kondisi sistem pengaliran di wilayah zona 1 itu, kedepannya akan dilakukan beberapa rencana. Karena di wilayah zona 1 mulai dipadati dengan adanya Mall dan Rumah Sakit.

“Kondisi perekonomian mulai bangkit di zona 1 akan tetapi air masih kurang, akhirnya kita mencari solusi menyekat sampai ke Mall Boxies123,” kata Rino.

Baca Juga : Sekda Minta Perumda Tirta Pakuan Jaga Konservasi Air dan Tambah Sumur Resapan

Baca Juga : Sebelum Didistribusikan, Air Perumda Tirta Pakuan Lolos Uji Klinis

Langkah itu diambil karena wilayah yang berada di bawah agar dapat pasokan seperti dari sekitar Boxies123 ke Komplek Pakuan dan Sukasari.

Tak hanya itu, Rino menambahkan, bahwa gangguan pengaliran di wilayah Sindangrasa karena dampak referral server Rancamaya yang belum stabil.

“Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor sedang berupaya mengatur sistem pengaliran untuk menjaga keseimbangan pasokan air di wilayah zona 1,” ungkap dia.

Baca Juga : Sahur dan Buka Puasa Puncak Pemakaian Air Bersih

Baca Juga : Selama Ramadan, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Pemakaian Air di Masjid 

Mengatasi masalah tersebut, Rino menawarkan pemasangan reservoir local kapasitas 50 meter kubik. Untuk membantu sistem pengaliran di wilayah itu.

“Warga dipersilahkan mencari lahan yang ideal, kemudian Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor yang mendirikan bangunan tersebut bersama instalasinya,” tuturnya.

Saat ini, kata Rino, sudah mulai mengurangi jumlah beban pelanggan di masing-masing wilayah tersebut, dan ini terus akan dilakukan.

Baca Juga : Kualitas Air Perumda Tirta Pakuan Sudah Teruji dan Bebas Bakteri E-coli 

“Semoga di tahun 2021 akan merencanakan penambahan kapasitas air. Nanti kita akan tambah 50 liter per detik airnya, dan mudah-mudahan lancar,” tukasnya .

Rino berharap, adanya kerjasama dan doa dari pelanggan, agar program-program perbaikan sistem pengaliran zona 1 dapat terus berjalan supaya pelayanan Tirta Pakuan bisa lebih baik lagi. (*/ Bambang S)