BOGOR TODAY – Kebocoran Pipa ACP 21″ milik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor yang terletak di Jalan Arteri Bocimi, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor dikeluhkan warga yang berada di zona 1.

Keluhan tersebut, lantaran air bersih yang di kelola Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor itu sudah dua hari Rabu dan Kamis (19-20/5/21) tidak mengalir ke pelanggan Zona 1.

Baca Juga : Layani Pelanggan di Zona 1, Perumda Tirta Pakuan Siagakan Armada Tangki Air

Salah seorang warga Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rahmat Sukendar mengatakan, bahwa ia dan warga lainnya yang berada di zona 1 ini sudah dua hari (Rabu dan Kamis, red) tak mendapatkan air bersih dari PDAM.

Akibatnya, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga terpaksa mengangkut air dari sungai dan juga mencari ke sumber air.

“Kami warga disini sudah dua hari akhirnya mengambil air dari sungai dan mencari sumber mata air lain, untuk memenuhi kebutuhan, seperti air minum, memasak, mandi dan lainnya. Sampai sekarang belum ada perhatian dan sikap dari Perumda Tirta Pakuan, kapan air akan mengalir. Bukan itu saja, bantuan air dari tangki juga tidak ada. Ini sangat merugikan warga,” katanya.

Baca Juga : Tirta Pakuan Upayakan Normalisasi Pipa Caringin Secara Cepat

 

Menanggapi hal tersebut, Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ardani Yusuf mengatakan, untuk recovery zona 1 ini cukup lama, bisa empat sampai tujuh hari baru bisa normal kembali pengalirannya.

Pengalaman beberapa tahun lalu saat pipa di jalur Bocimi bocor, saat itu recovery cukup lama. Saat ini pihaknya memiliki resevoir Rancamaya, setelah dicek tadi cukup penuh levelnya ketinggian airnya. Ini bisa membantu pemenuhan kebutuhan air sementara bagi pelanggan zona 1.

“Untuk penutupan aliran air dilakukan pukul 08.00 WIB, mudah-mudahan ini segera selesai tertangani. Bisa dibuka cepat kembali hingga recovery tidak terlalu lama. Untuk pipa besar stok masih ada yang lama, pada saat bulan Ramadan aksesoris sudah siap semua. Tinggal diperhitungkan waktu pengerjaan saja,” ujarnya.

Baca Juga : Pipa Caringin Diperbaiki, Tirta Pakuan Imbau Pelanggan di Zona 1 Tampung Air

Ardani menekankan, untuk bocor besar tercatat ada 14 titik yang sudah terselesaikan sisanya bocor kecil. Ini juga perlu kerjasama sub departemen kebocoran dan sub departemen pengaliran yang harus bersinergi artinya penutupan dan pembukaan harus dikomunikasikan.

“Ya, mudah-mudahan cepat teralirkan kembali untuk zona 1. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat,” pungkasnya. (Heri)