BOGOR TODAY – Pemerintah resmi memutuskan jika keberangkatan calon jemaah haji pada 2021 ditiadakan dengan alasan Covid-19 yang belum juga melandai. Kondisi tersebut berimbas bagi calon jemaah haji di Kabupaten Bogor.

Pelaksana tugas (Plt) Kasi Haji Kemenag Kabupaten Bogor Muslimin menyebut data yang tercatat terdapat 3.421 calon jemaah yang gagal berangkat tahun ini.

Baca Juga : Lestarikan Budaya Sunda, Dua Komunitas di Bogor Perkenalkan Aksara Sunda

Menurutnya, yang saat ini terdaftar dari awal kurang lebih 72 ribu, yang tahun ini bakal berangkat sesuai kuota 3421 untuk 2020.

Selain itu, ia menjelaskan untuk persiapan pun sudah melunasi pembayaran sejak tahun kemarin berjalan sesuai rencana. Karena setiap tahun perlu dimaksimalkan.

“Sebelum ada, pengumuman pembatalan, sudah lakukan persiapan, dalam rangka haji. Sudah proses scan, Badan Penyelenggara Haji (BPH) lunas, scan paspor untuk permohonan visa jadi semua lengkap,” tuturnya, Jumat (4/6/2021).

Baca Juga : Detik-detik Aksi Curanmor Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku

Pihaknya, menambahkan, kondisi karena pemerintah wajib melakukan persiapan ketika seandainya jadi jemaah sudah siap.

“Semua yang lewat kemenag itu regular, kalau Ongkos Naik Haji (ONH) Plus itu penyelengganya travel, kita khusus haji biasa,” tutupnya. (B. Supriyadi)