JAKARTA TODAY – A, (23) seorang perempuan muda warga Jalan Pekapuran III, Tambora Jakarta Barat tewas setelah lompat dari lantai tiga rumahnya. A melakukan bunuh diri usai dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga :

Perkosa Nenek-nenek, Sopir Angkot di Tangerang Terancam Bui 12 Tahun

Kapolsek Tambora Kompol Faruk Rozi menyebut usai melakukan aksinya korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Siloam, namun akhirnya korban meninggal dunia.

Baca juga : 

Dua Bocah Hanyut Terseret Arus Ciliwung, Satu Masih Dicari

Baca Juga :  Walhi Jabar Kecam Eksploitasi Tambang di Kabupaten Bogor

“Korban sempat menjalani perawatan intensif oleh di Intensive Care Unit (ICU). Namun setelah dirawat sehari, korban meninggal,” kata Faruk seperti dikutip cnnindomesia.com Senin (21/6/2021).

Guna memastikan luka penyebab korban meninggal, pihaknya saat ini masih menunggu hasil rekam medis dari Rumah Sakit.

Baca juga : 

Pemulung Ditemukan Tewas Mengenaskan

Kepada polisi, pihak keluarga menceritakan bahwa korban mengalami depresi usai menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Husada dan dinyatakan positif Covid-19.

Baca Juga :  Prihatin Dampak Sekolah Online, Sekelompok Pemuda di Bogor Dirikan Ruang Membaca

Korban, sambung Faruk sebelum melakukan aksinya telah menyampaikan rencananya melompat dari lantai tiga itu kepada keluarganya di Bekasi. Ia mengabarkan hal tersebut tak lama setelah dinyatakan positif Covid-19.

“Kesaksian tetangga, A jatuh dengan posisi kepala terlebih dahulu. Namun ternyata korban tidak tewas sehingga segera dilarikan ke RS Husada dan dipindahkan ke RS Siloam.

“Dugaan awal korban mengalami depresi akibat dinyatakan positif Covid, hal itu menjadi pemicu korban nekat melakukan aksinya,” tutur Faruk.
(dis/mj/cnn/tmp/B. Supriyadi).