BOGOR TODAY – Sebanyak 215 jembatan di Kabupaten Bogor ditargetkan rampung pada 2023 mendatang. Hal itu guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan infrastruktur desa yang memadai untuk menunjang peningkatakan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa secara keseluruhan.

“Target ada 215 jembatan yang akan dibangun hingga tahun 2023, Alhamdulilah di tahun 2020 sudah dibangun enam jembatan, untuk tahun ini sebanyak 33 jambatan gantung sisanya akan dilanjutkan sampai dengan tahun 2023,” ungkap Bupati Bogor Ade Yasin, usai Penandatanganan Kerjasama (MOU) dengan Pangdam III Siliwangi, di Aula Pendopo Bupati Bogor, Rabu (14/7/2021).

Menurutnya, fasilitas jembatan di pedesaan tersebut menjadi salah satu program strategis untuk mendorong pembangunan daerah Kabupaten Bogor.

“Jadi Memorandum of Undestanding (MoU) merupakan wujud sinergi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dengan TNI dalam membangun daerah baik dalam penanganan bencana alam maupun non alam di Kabupaten Bogor,”kata Ade.

Baca Juga :  Relawan KNPI Bantu Kadin Salurkan Bantuan ke Warga Isoman

Dirinya berharap dengan adanya kerjasama dan kolaborasi tersebut dapat terjaga dengan baik, sebagai sumber kekuatan dalam membangun stabilitas daerah Kabupaten Bogor yang maju, aman, damai dan kondusif. Terlebih saat pihaknya memiliki program semangat Gerak Cepat (Gercep) sehingga sinergi ini sangat dibutuhkan agar pembangunan 33 jembatan mampu berjalan dengan lancar, efektif, efisien dan selesai tepat waktu.

Baca juga : Agen Telur di Bogor Barat Jadi Tempat Pengemasan Paket dan Penyalur BSP

Sementara, Pangdam III Siliwangi, Mayor Jendral TNI Nugroho Bumi Iriyanto mengapresiasi langkah Ade Yasin atas kepercayaan yang diberikan kepada pihak Kodam III Siliwangi melalui perjanjian kerjasama pembangunan jembatan rawayan (jembatan gantung, red) yang akan dibangun di berbagai daerah Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Rancangan APBD 2022 Fokus Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Pandemi

“Saya berharap penandatanganan perjanjian kerjasama ini menjadi momentum penting yang monumental dalam mengakselerasikan program pembangunan infrastruktur jembatan dan transportasi di wilayah Kabupaten Bogor,” tuturnya.

Terbukanya infrastruktur wilayah, sambung Nugroho dapat mendorong dalam meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor, serta dapat menjadi potensi beragam dalam menguatkan ruang wilayah untuk kepentingan pertahanan darat di wilayah Kodam III Siliwangi.

Dengan demikian, pertahanan wilayah yang kuat akan berkontribusi terjaminnya pelaksanaan program pembangunan nasional di segala bidang kehidupan.

“Kami akan berupaya mengerahkan segala sumber daya yang ada baik Sumber Daya Manusia (SDM), sarana dan prasarana, teknologi infrastruktur, serta pengalaman yang dimiliki berkaitan konstruksi rawayan untuk mewujudkan pembangunan jembatan dengan kualitas konstruksi yang terbaik,” imbuhnya. (B. Supriyadi).