BOGOR TODAY – Ketua Tim Koordinator Pemulasaraan Jenazah COVID-19 yang juga Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan memberi pelatihan terhadap calon relawan soal pedoman tata laksana jenazah Covid.

Pelatihan terhadap calon relawan pemulasaraan jenazah pasien Covid ini berlangsung di Sekretariat Satgas Covid-19 Kota Bogor, Gedung Wanita, Jalan Sudirman Kecamatan Bogor Tengah, Sabtu (10/7/2021).

Baca Juga : Perbaikan Pipa di Pulo Empang Terus Dikebut, Pelanggan Disarankan Tampung Air

Rino mengatakan, pelatihan ini dilakukan agar para calon relawan dapat mengetahui dan juga memahami tentang bagaimana tata laksana menjadi petugas pemulasaraan jenazah Covid-19, mulai dari menjemput, mengurus hingga mengantarkan jenazah ke pemakaman.

“Mereka yang sekarang ikut pelatihan merupakan calon-calon petugas yang disumbangkan instansi. Sebut saja dari organisasi mahasiswa, TNI, remaja masjid, DKM masjid, perwakilan kelurahan, Kecamatan dan Polmas hadir semua,” kata Rino.

Baca Juga :  Relawan KNPI Bantu Kadin Salurkan Bantuan ke Warga Isoman

Menurutnya, para relawan di saat melaksanakan tugasnya itu tentu dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) dan mengikuti protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Seperti yang disampaikan kiai, mengurus jenazah kan fardhu kifayah atau wajib, kalau sudah diurus muslim lain, gugur kewajiban bagi yang lain. Jadi keluarga tidak perlu khawatir,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan, semua jenazah pasien Covid-19 muslim yang sudah dimakamkan prosesnya dilakukan sempurna sesuai syariat Islam dan aturan yang sudah ditetapkan dalam kondisi darurat.

Baca Juga : Pasokan Air Dipastikan Aman Selama PPKM Darurat

Kendati demikian, dirinya mengaku bahwa petugas atau relawan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 ini masih kurang, sehingga pihaknya akan terus mencoba mengajak dan memperbanyak petugas pemulasaraan jenazah. Selain itu, dalam pelatihannya pun pihaknya menggandeng MUI, tokoh agama dan juga dokter relawan level nasional.

Baca Juga :  E-Warong BSP Muarasari Tak Ramah Lingkungan, Ancam Keselamatan KPM

“Untuk satu jenazah pasien Covid-19 membutuhkan 14 orang. Mulai dari dua sopir ambulance, enam orang untuk memandikan jenazah dan enam orang untuk menguburkan. Sejak 4 Juni sampai 9 Juni, kami sudah menguburkan 20 jenazah pasien Covid-19, berdasarkan hotline dari warga,” tandasnya.

Bagi masyarakat yang ingin menjadi relawan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 bisa menghubungi nomor hotline 0811-11-37165. Kemudian, para elawan ini tentu akan diberi pelatihan oleh Satgas Covid-19 Kota Bogor melalui Tim Koordinator pemulasaraan jenazah Covid-19. (*/Hery)