BOGOR TODAY – Tidak hanya doa, ikhtiar dan sareat merupakan sebuah keharusan bagi siapapun insan, sekalipun dimasa sulit di tengah Pandemi Covid-19 yang melanda bumi pertiwi.

Mereka (pedagang kecil, red) tak menginginkan kondisi seperti ini. Susahnya mengais rejeki, meski hanya sekedar untuk membeli nasi.

Seperti pemuda yang saat ini sedang berjibaku, bertahan dan terus berjuang untuk melalui masa sulit. Alfian, salah seorang pedagang kecil yang menjajakan jajanan seperti es, kopi, dan cemilan.

Baca Juga :  24 Kios Baso di Padang Ludes Diamuk Api

“Aduh kang kiwarimah lieur uwing (sekarang mah pusing saya), boroning untung! supaya bisa keneh jualan ges nepi beak tabungan (jangankan untung, untuk bertahan biar biasa tetap jualan aja udah habis tabungan), nepi HP sagala bieu di jual jeung muter modal (sampe HP segala tadi di jual buat muterin modal),” tutur Alfian dengan bahasa Sundanya, Kamis (29/07/2021).

Baca Juga :  Merekam Jejak Ciliwung Bersama Bogor Sketcher

Tapi ku kituna uwing mah moal nyerah usaha, rek terus ngibarken bendera berem najan PPKM nepi level 40 (Biarpun begitu, saya gak akan menyerah untuk berusaha, mau terus ngibarken bendera merah untuk berjuang walau PPKM sampai level 40),” tandasnya dengan nada kesal. (Didin / CR)