DEPOK TODAY – Kasus penemuan dokumen hasil test swab polymerase chain reaction (PCR) Covid-19 dijadikan bungkus gorengan di Kota Depok tengah menjadi penyelidikan kepolisian.

Baca juga : Diangkat Jadi Kadisbudpar Deni Ziarah ke Makam Bupati Ketiga Kabupaten Bogor

Dilansir cnnindonesia.com, Selasa (27/7/2021) Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Depok AKBP Yogen Heroes Baruno menyebut penyelidikan dilakukan untuk mengetahui apakah peristiwa itu benar ada di wilayah Depok.

Baca juga : Warga Bogor Bisa Vaksinasi di Gedung DPRD

Baca Juga :  Padepokan Titisan Citra Komara Cimande Lahir Sejak 1967

Seperti diketahui, kabar beredarnya dokumen PCR tersebut tersebar di media sosial yang diunggah akun Instagram @infodepok_id.

Saat ini, Polisi tengah menyelidiki informasi soal kertas atau surat hasil tes swab polymerase chain reaction (PCR) Covid-19 dijadikan bungkus gorengan di Kota Depok.

Baca juga : Viral, Dokumen Hasil Test PCR Positif Dijadikan Bungkusan Gorengan

“Sementara masih kita selidiki apakah benar itu di Depok,” kata Yogen, Selasa (27/7/2021).

Yogen belum dapat menjelaskan secara detail terkait temuan hasil tes PCR yang dijadikan sebagai bungkus gorengan tersebut. Pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini jika ada pihak yang dirugikan.

Baca Juga :  Dua Kampung di Rumpin Kesulitan Air Bersih

“Nanti kalau terbukti ada yang dirugikan atau ada pidana nanti pasti kita tindaklanjuti,” ucap Yogen.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa penemuan dokumen itu dialami warga Cinangka, Sawangan, Kota Depok pada pada Jumat (23/7/2021). Warga yang enggan disebutkan identitasnya itu mengaku kaget saat mendapati bungkus gorengan yang ia beli ternyata merupakan dokumen hasil swab positif.(dis/CNN/B. Supriyadi).