Sekretaris PKK Desa Jatisari, Devianty menyampaikan bahwa dalam masa pandemi ini kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita juga sangat penting.

“Dengan adanya mahasiswa KKN bisa membantu mengatur pengunjung yang datang ke posyandu agar tetap menerapkan atau menjaga protokol kesehatan, selain itu mereka juga membantu dalam penginputan data posyandu agar bisa melihat bagaimana status gizi bayi dan balita” jelasnya.

BACA JUGA :  Pos Koramil Megamendung Resmi Berdiri, Jaro Ade: Jaga Sinergi Demi Bogor Aman

“Harapan kami, setelah adanya mahasiswa KKN di Desa Jatisari ini mekanisme posyandu dapat memudahkan kader dalam penginputan rekap data posyandu karena sudah dibuatkan formatnya” ujar Devianty sebagai Sekretaris PKK Desa Jatisari.

Diakhir kegiatan posyandu, mahasiswa KKNT-IPB memberikan 4 jenis bibit Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada masing-masing posyandu sebagai salah satu usaha untuk mengajak para kader melakukan budidaya Tanaman Obat Keluarga. Harapannya para kader posyandu turut mengajak masyarakat lainnya melakukan budidaya TOGA di masa pandemi Covid-19 ini sebagai upaya menjaga dan meningkatan imunitas tubuh. (*)

BACA JUGA :  Kesempatan Emas untuk Guru Indonesia, Program Pertukaran Pendidikan ke Jepang Dibuka Tahun 2026

 

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================