Naruo Ono, pemilik toko beras Kome no Zoto Yosimiya di Fukuoka, Jepang Selatan menyebut bahwa idenya ia mulai sejak 14 tahun lalu, ketika putranya lahir. Kemudian ia berfikir tentang apa yang bisa dilakukan untuk kerabat yang tinggal jauh dan tidak bisa datang dan melihatnya.

“Jadi kami memutuskan untuk membuat karung beras yang berat dan bentuknya sama dengan bayi, sehingga kerabat bisa memegangnya dan merasakan kelucuannya.” ujar Naruo Ono.

BACA JUGA :  Penataan Transportasi Kota Bogor, dari Penghapusan Angkot Tua hingga Revitalisasi Terminal Bubulak

Dikarenakan diminati para orang tua baru, ia memperluas jangkauan produknya untuk memasukkan tas beras yang berhubungan dengan pernikahan.

“Dalam hal barang-barang perayaan pernikahan, pengantin memberikannya kepada orang tua masing-masing dengan foto mereka sejak mereka masih bayi sebagai cara untuk menunjukkan penghargaan karena melahirkan mereka,” katanya.

BACA JUGA :  Ian Wright Tak Gentar Hadapi Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

Seiring pesatnya bisnis yang ia tekuni, rupanya, tas beras bertema pernikahan lebih populer daripada tas kelahiran. “Selama pandemi, permintaan mereka benar-benar meningkat karena orang tidak dapat melakukan perjalanan ke upacara pernikahan.” Tuturnya. (Net/B. Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================