
Dengan demikian, dirinya berharap karya seninya itu bisa menjadi sumber mata pencaharian yang dapat meningkatkan ekonomi keluarganya, serta bisa jadi inspirasi bagi semua, khususnya warga Desa Setu.
Ditemui, usai penilaian, Esa Asmarini Kepala Desa Setu menuturkan bahwa selain meningkatkan kreatifitas dan produktivitas masyarakat terhadap masalah sampah, kegiatan lomba prakarya dari daur ulang tersebut pun adalah bagian dari upaya pemerintahan desa untuk menjaring potensi masyarakat.
“Ya Alhamdulillah acara berjalan lancar, dan hasil dari kegiatan ini kita bisa melihat potensi-potensi yang ada, dan Insha Allah akan kita bantu dan kita jadikan prakarya ini menjadi salah satu produk unggulan UMKM Desa,” kata Esa.
Sementara, Sonya Ketua Pelaksana kegiatan sekaligus ketua karang taruna Desa Setu menyampaikan bahwa dirinya terkesan atas antusias warga dalam mengikuti lomba prakarya tersebut.
“Banyak peserta yang menyusul setelah mereka melihat peserta yang daftar dari awal yang sempat membuat kita panitia kewalahan dan kebingungan menentukan juara karena semuanya bagus-bagus.” tukas Sonya. (Didin/CR).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















