Capaian Program RTLH Belum Sesuai Target, Pemkot Bogor Teracam Terkena Raport Merah 

Ilustrasi rumah tidak layak huni
Ilustrasi rumah tidak layak huni. Foto : Aditya/bogortoday

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Program RTLH yang digaungkan Pemerintah Kota Bogor terancam terkena raport merah. Hal itu dikarenakan RTLH di tahun 2021 ini baru terealisasi 50 persen, sementara tenggat waktu menyisakan 3 bulan lagi.

Capaian 50 persen ini pun dibenarkan Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman pada Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor, M. Hutri.

Baca Juga :  Kisah Tan Ek Tjoan Pemuda Keturunan Tionghoa yang Namanya Dijadikan Merk Roti

Ia mengatakan, pemerintah Kota Bogor melalui Disperumkim telah melakukan pencairan sebanyak 3000 unit RTLH dari total 6500 unit yang lolos verifikasi dan siap dibayarkan dengan anggaran Rp 45 miliar.

“Kita sudah melakukan pencairan sebanyak 3 ribu unit dari total 6500. Target kita bisa mencairkan 100 unit perhari dengan sisa 3.500 lagi. Jadi, diperkirakan butuh waktu sekitar 35 hari,” kata Hutru.

Baca Juga :  Skripsi Sudah Dicorat-coret Tapi Malah Diprank Kampus, Alasannya Bikin Nangis Bombay

Lanjut Hutri, dengan hitungan sekitar 35 hari itu maka ditargetkan sekitar akhir November proses pencairan bisa selesai, dengan pagu anggaran setiap RTLH sebesar Rp 17,5 juta.

“Nilai bantuannya berbeda minimal Rp10 juta dan maksimal Rp17 juta tergantung kategori kerusakannya,” ujarnya.

Halaman:
« 1 2 | Selanjutnya › » Semua