BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Muawanah yang berada di Kampung Dukuh Jawa, RW06, Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor perlu menjadi perhatian khusus dari pemerintah setempat.

Sebab, sekolah yang berdiri sejak tahun 1982 itu kondisinya memprihatinkan, terlebih di bagian sarana prasarana sekolah seperti mebeler bangku dan meja siswa yang sudah keropos. Selain itu, atap didalam ruang sekolahnya pun sudah berlubang.

Hal itu terlihat ketika Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor Mardiyanto mengunjungi sekolah tersebut di sela safari politiknya di masa reses dewan tahun 2021.

Mardiyanto menyampaikan, setelah melihat langsung kondisi sekolah madrasah itu memang secara fisik dan terlihat tampak luar tidak masalah, kondisinya baik-baik saja. Namun, setelah melihat kedalam ruang kelas ternyata meja dan bangku siswa sudah rusak dan tidak nyaman untuk digunakan.

Bukan itu saja, atap plafon di ruangan tersebut sudah mulai mengelupas, terlebih di ruang kamar mandi siswa yang terletak dihalaman belakang sekolah.

Baca Juga :  Bupati Bogor Ade Yasin Resmikan Program TMMD Ke-112 Tahun 2021

“Ini tentu menjadi perhatian kita semua, dan ini juga menjadi fungsi pengawasan kita di DPRD Kota Bogor. Saya akan coba teruskan Komisi IV, dan yang utamanya akan masuk kedalam laporan reses saya di wilayah Cikaret ini,” kata Mardiyanto.

Apalagi, sambung Mardiyanto, pemerintah dalam waktu dekat ini berencana akan melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai dari tingkat SD hingga SMA, sehingga perlu adanya perhatian khusus bagi sekolah tersebut.

“Berdasarkan informasi dari guru-guru yang ada di sini, bahwa madrasah ini sudah berdiri sejak tahun 1982 dan sudah berkontribusi dalam membantu pendidikan di Kota Bogor sampai sekarang. Jadi ini perlu kita dukung, terutama dalam bentuk kebijakan, dalam bentuk anggaran maupun dalam bentuk fasilitas,” ujarnya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, DPRD juga saat ini tengah menggodok tentang pondok pesantren. “Harapan kami di tahun ini akan digodok tentang pesantren, mudah-mudahan ini bisa disejajarkan antara guru SD Negeri dengan swasta atau madrasah, sehingga haknya terpenuhi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kota Bogor Belum Layak Disebut Kota Ramah Anak

Sementara, Guru MI Al-Muawanah Sulham Efendi mengatakan, bahwa madrasah ini perlu diperhatikan lagi, karena banyak yang memang perlu diperbaiki.

“Banyak bantuan-bantuan yang tidak kami dapat, dan kebetulan ada kunjungan dari Anggota DPRD sehingga kita tunjukan kondisi yang terjadi di sekolah kami, dimana sekolah kami ini sudah banyak yang rusak seperti fasilitas dan juga sarana prasarana sekolah,” katanya.

Ia pun berharap, dapat bantuan dari pemerintah, sekaligus mendapat perhatian dari segi kesejahteraan guru. “Kami berharap dengan hadirnya anggota dewan ini bisa menindaklanjuti pengajuan perbaikan sekolah kami ke tingkat kota, dan kami juga berharap kesejahteraan guru madrasah mendapat perhatian khusus dari pemerintah,” pungkasnya. (Hery)