BOGOR-TODAY.COM – Banyak teman banyak rezeki. Pepatah ini memang tepat sekali untuk zaman sekarang. Melalui teman kita bisa mendapatkan berbagai informasi soal pekerjaan, keuangan, peluang usaha, kesehatan dan banyak lagi.
Tetapi pepatah ini langsung gugur jika teman yang miliki termasuk dalam kategori toxic friend.
Apa itu toxic friend?
Melansir sehatq.com, Sabtu (11/12/2021) Toxic friend adalah istilah yang mengacu pada teman yang tidak mendukung dan memberikan kontribusi positif untuk hidup kalian. Mereka selalu membawa efek negatif dalam kehidupan. Mereka sering membuat kalian stres dan makan hati, seolah menjadi racun yang merusak kebahagiaan dan kesehatan mental.Teman seperti ini harus dihindari karena tidak bermanfaat. Jika kalian memiliki toxic friend, segera menjauh. Namun, sebelum menjauhkan diri dari mereka, tentu kalian perlu mengetahui ciri-ciri dari toxic friend.
Berikut 5 ciri-ciri pertemanan toxic yang perlu kalian tahu dan sebisa mungkin hindari:
- Hubungan Penuh dengan Ego dan Dominasi

Tanpa dipungkiri, setiap manusia tentu memiliki egonya masing-masing. Namun, ketika di circle pertemanan hanya mementingkan dirinya masing-masing dan sulit berempati kepada orang lain, harus ekstra hati-hati, nih!
Karena ketika ego selalu dikedepankan dan ada keinginan untuk mendominasi, maka pertemananmu akan sulit untuk berkembang atau bahkan untuk sekadar terasa hangat.
Contoh lainnya, salah satu dari kalian hanya datang jika ada keperluan dan permintaan pribadi, tapi enggan return the favor di saat yang lain membutuhkan.
Kalau ada di situasi ini, cobalah diskusikan dan cari jalan keluarnya bersama, agar bisa terbebas dari pertemanan yang toxic.
- Menggosipkan Satu sama Lain

Ciri-ciri toxic friendship yang satu ini juga jangan sampai. Apakah pantas jika di dalam satu circle pertemanan, ternyata masing-masing membicarakan hal buruk satu sama lain dari belakang?
Bergosip itu memang kebiasaan yang buruk, tapi agak sulit untuk benar-benar menghilangkannya dari kehidupan kita. Namun, jika sudah membicarakan hal negatif tentang seseorang secara berlebihan otomatis akan membuat pikiran dan mental kita semakin memburuk, lho.
Terlebih jika yang dibicarakan adalah teman sendiri yang seharusnya menjadi tempat paling aman untuk saling curhat. Nah, ketika sudah melihat kebiasaan ini muncul di geng kamu, lebih baik untuk saling mengingatkan sebelum pertemanan kalian semakin toxic!
- Memberikan Pengaruh Buruk
Punya banyak teman adalah nilai plus yang bisa kita dapatkan, terutama untuk memperbanyak link yang membuat lingkup sosialmu semakin luas.
Namun, semakin luas ruang lingkup pertemanan, penting juga untuk saling mengingatkan dan meningkatkan awareness terhadap segala sesuatu yang akan dilakukan bersama. Seperti salah satunya adalah saling menjaga sikap dan sebisa mungkin menghindari hal-hal negatif yang sering terjadi di bawah sadar kita.
Jangan sampai kamu atau temanmu justru saling menjerumuskan ke hal yang negatif dan berpengaruh buruk untuk kalian. Sayang banget kalau punya banyak teman, tapi nggak bisa saling memberikan dampak positif. Benar kan, girls?
- Kompetisi Nggak Sehat yang Berlebihan

Jiwa kompetitif merupakan hal yang baik untuk dimiliki setiap orang, kok! Apalagi kalau kita bisa berjiwa sportif dan mendukung satu sama lain.
Namun, kalau pertemananmu menjadi terlalu kompetitif in an unhealthy way, nggak patut dipertahankan, deh.
Apa saja contoh kompetisi nggak sehat yang berlebihan? Harus berkompetisi dalam segala hal, suka membanding-bandingkan, dan selalu iri dengan pencapaian masing-masing. Itu tandanya hubungan kalian sudah mengarah ke toxic friendship.
Perlu diingat lagi bahwa sesuatu yang dilakukan secara berlebihan itu nggak baik dan bisa memberikan dampak negatif, girls!
- Suasana Hangout Sudah Nggak Nyaman

Pertemanan harusnya menjadi ruang untuk kita bersenang-senang dan memberikan kehangatan antar satu sama lain. Nah, jika di circle kamu ada banyak kejanggalan, drama, dan hubungan yang nggak harmonis, kemungkinan besar kamu terjebak di dalam pertemanan yang toxic.
Lalu, bagaimana cara mengatasi toxic friend?
Langkah paling utama adalah mengeluarkan teman seperti ini dari kehidupan kalian. Berikan jarak antara kamu dan teman yang beracun ini secara emosional. Hindari membicarakan hal-hal pribadi dengannya.
Selain itu, kalian juga tidak perlu terlibat di dalam kehidupannya. Sibukan diri dengan hal lain untuk membuat alasan yang membuat kalian tidak bisa bertemu dengannya. Perlahan-lahan tapi pasti, jauhkan diri kalian dari toxic friend.
Bersosialisasi dan beraktivitaslah dengan teman lain yang bisa membangun dan memberikan dampak positif untuk hidup kalian. Tangani stres dengan berbicara bersama teman lainnya, meditasi, yoga, dan sebagainya. (*)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















