Pancakarsa Milik Bupati Ade Yasin Terbukti Jitu Hapus Desa Tertinggal

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR Kerja keras Bupati Bogor, Ade Yasin selama tiga tahun menjalankan program Pancakarsa terus membuahkan hasil salah satunya menghilangkan desa tertinggal yang berada di beberapa pelosok Kabupaten Bogor.

“Salah satu indikator keberhasilan program Pancakarsa, ditahun ke tiga ini tidak ada lagi desa tertinggal di Kabupaten Bogor,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Suryanto Putra dalam diskusi bertajuk “Tiga Tahun Pancakarsa” di Cibinong, Bogor, Rabu (22/12/2021).

Suryanto menjelaskan, Ade Yasin mampu menaikkan status 41 desa tertinggal menjadi desa berkembang dan desa maju sejak dimulainya program Pancakarsa pada tahun 2019 hingga akhir 2020.

Pada pertengahan 2021, lanjut dia, sisa empat desa yang berstatus tertinggal juga naik status menjadi desa berkembang yaitu, Desa Cilaku di Kecamatan Tenjo, Wirajaya di Kecamatan Jasinga, serta Sukarasa dan Buanajaya di Kecamatan Tanjungsari.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Apresiasi Bogor Hujan Trail Dorong Sport Tourism dan Penguatan UMKM

Dalam kesempatan yang sama, anggota Tim Percepatan Pembangunan, Saepudin Muhtar menyebutkan bahwa sejak tahun 2018 dirinya yang masuk dalam tim perumus Pancakarsa melakukan kajian salah satunya mengenai infrastruktur di Kabupaten Bogor.

Hasil kajiannya, ada 38 persen jalan dengan kualitas yang kurang bagus. Menurutnya, jalan tersebut berada di pelosok sehingga tidak bisa dianggarkan baik oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun oleh pemerintah daerah jika melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Lalu terlahir Program Samisade (Satu Miliar Satu Desa) untuk mengatasi infrastruktur yang bukan kewenangan nasional, provinsi dan kabupaten,” tutur pria yang akrab disapa Gus Udin.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

Tahun ini (2021), Pemkab Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) menganggarkan Rp372 miliar untuk program Samisade di 415 desa guna menstimulasi pembangunan infrastruktur desa.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman berharap Pemkab Bogor juga fokus terhadap program pemulihan ekonomi disektor lain, seperti halnya sektor pertanian yang tidak terlalu terdampak pandemi COVID-19.

“Fokus sektor pertanian, seperti di Leuwiliang ekspor manggis, harus dirawat. Saya mengucapkan kepada Bupati Bogor yang sudah berjuang dengan Pancakarsanya,” kata Usep.

Sebagai informasi, Pancakarsa merupakan lima tekad Bupati Bogor Ade Yasin dalam menjalankan masa pengabdiannya pada 2018-2023, yaitu Karsa Bogor Cerdas, Karsa Bogor Sehat, Karsa Bogor Maju, Karsa Bogor Membangun dan Karsa Bogor Berkeadaban. (*)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================