Mana yang Lebih Sehat, Nasi atau Kentang? Simak Penjelasannya

BOGOR-TODAY.COM – Nasi bagi orang Indonesia dianggap makanan pokok. Namun, sebenarnya terdapat sumber karbohidrat yang bisa dipilih, yakni kentang.

Lalu, mana yang lebih sehat kentang atau nasi?

Melansir klkdokter.com, kandungan dalam satu mangkuk nasi setara 180 gram mengandung kurang lebih 50 gram karbohidrat dalam bentuk tepung pati atau amilum.

Tepung pati tersebut tersusun atas rantai panjang glukosa yang dikenal sebagai amilosa dan amylopectin.

Tak hanya mengandung karbohidrat, ternyata nasi juga mengandung makromolekul lain, seperti protein dan lemak meski dalam jumlah kecil.

Nasi putih juga memiliki kandungan mikronutrien seperti thiamin, niacin, asam folat, magnesium, mangan, fosfor, selenium, mangan, dan besi.

Sementara, kandungan dalam kentang
sama dengan nasi, mayoritas kandungan kentang adalah karbohidrat. Satu porsi kentang (180 gram) mengandung sekitar 36,6 gram karbohidrat.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia Mobile Legends Jalani Dua Laga Penting di Kualifikasi Asian Games 2026 Hari Ini

Kentang juga mengandung protein sebanyak 4,3 gram dan lemak 0,2 gram.

Selain makronutrien, kentang juga sangat kaya akan mikronutrien, seperti vitamin B6, vitamin C, kalium, mangan, magnesium, fosfor, niacin, dan folat. Tentu saja, kandungan tersebut bisa berbeda-beda tergantung jenis kentang.

Jadi, lebih sehat mana?
Berdasarkan data tersebut, nasi mengandung lebih banyak karbohidrat dan total kalori dibanding kentang dalam porsi yang sama.

Hal itu menunjukkan, jika mengonsumsi 1 porsi nasi, Anda akan memperoleh lebih banyak kalori dibanding 1 porsi kentang.

Maka, kentang lebih cocok untuk diet atau bagi Anda yang ingin membatasi asupan kalori hariannya.

BACA JUGA :  Resep Ayam Goreng Mentega Ala Restoran Chinese Food, Gurih Manis dan Bikin Nagih

Kentang pun lebih kaya akan kandungan vitamin, mineral, dan serat. Kandungan vitamin dan vitamin tersebut tentu saja sangat baik bagi berbagai fungsi tubuh.

Ditambah kandungan serat kentang yang 5-8 kali lebih tinggi dari nasi, hal ini membuat kentang lebih unggul untuk kesehatan pencernaan.

Jadi, secara umum mengonsumsi kentang memiliki keunggulan ketimbang makan nasi.

Meski demikian, rutin mengonsumsi nasi sebenarnya tidaklah buruk. Makan nasi setiap hari tidak otomatis akan membuat Anda terkena diabetes atau obesitas.

Namun, beda halnya ketika mengonsumsi nasi putih dalam jumlah banyak dan berlebihan. Karena, kelebihan karbohidrat di dalam tubuh akan diubah menjadi lemak sebagai cadangan energi. (*)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================