
Karena, segmen megathrust Selat Sunda mampu memicu gempa dengan magnitudo tertarget mencapai 8,7.
Daryono mengimbau, ancaman gempa besar itu perlu diwaspadai karena dapat terjadi sewaktu-waktu. Karena, hingga saat ini belum ada teknologi yang bisa memprediksi kapan gempa terjadi.
“Gempa besar di Selat Sunda itu bisa jadikan alarm,” tukas Daryono (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















