“Saya tidak pernah dekat dengan kematian, dan itu terasa mengganggu. Saya benar-benar harus berhati-hati saat mengemudi di masa depan, dan saya tidak boleh minum dan mengemudi di jalan.” Dia menambahkan.

Sekretaris Urusan Sipil Yan Qingzhi mengatakan bahwa pemerintah kota secara ketat menerapkan langkah-langkah tanpa toleransi untuk mengemudi dalam keadaan mabuk.

BACA JUGA :  Kesempatan Emas untuk Guru Indonesia, Program Pertukaran Pendidikan ke Jepang Dibuka Tahun 2026

Pihak berwenang berharap melalui penerapan layanan dan pengalaman tenaga kerja seperti membersihkan rumah duka, penduduk setempat akan waspada terhadap diri mereka sendiri, menghormati kehidupan orang lain, mengakhiri mengemudi dalam keadaan mabuk, meningkatkan keselamatan jalan dan menghormati hak dan kepentingan orang yang lewat.

BACA JUGA :  Sekolah Rakyat Hadir di Jasinga, Solusi Presiden Prabowo Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan

Setelah 4 jam pendidikan tenaga kerja, 11 pelanggar mengemudi dalam keadaan mabuk menyatakan penyesalan yang mendalam atas tindakan mereka dan bersumpah untuk tidak pernah minum iklan mengemudi lagi.

“Aku tidak berani melakukannya lagi!” salah satu dari mereka berkata. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================