
Peristiwa itu diketahui pihak keluarga, ketika korban pulang sekitar pukul 18.30 WIB dalam keadaan menangis dengan kondisi pakaiannya acak-acakan.
“Ketika ditanya orang tuanya, korban mengaku mengalami kekerasan seksual. Pelakunya adalah SS, yang berprofesi sebagai ojol,” kata Anggi dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/1/2022).
Lantaran gagal mengajak korban ke gedung sekolah, SS akhirnya memaksa korban ke bangunan kosong. Di situlah korban melakukan aksinya. (B. Supriyadi).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















