“Menurut pengakuan MA, alasan membakar sekolah itu lantaran sakit hati gegara gaji tak dibayar selama dua tahun. Dimana pihak sekolah saat itu tidak memberikan upah sebesar Rp 6 juta,” kata Dede.

Sehingga, MA merasa sakit hati dan berbuat nekat. Kata Dede, MA sempat mendatangi pihak sekolah beberapa kali, namun dia tak mendapatkan haknya hingga kini.

BACA JUGA :  5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Memicu Asam Lambung Naik

“MA murka. Dia kemudian membakar SMP 1 Cikelet pada Jumat (14/1/2022) siang, pukul 11.00 WIB. Eks guru itu membakar beberapa pintu sekolah menggunakan minyak bensin yang disulut kertas berapi,” ujar Dede.

BACA JUGA :  Malam Asyura 10 Muharram 1448 H: Keutamaan, Waktu Mustajab Berdoa, dan Amalan yang Dianjurkan

Kejadian kebakaran itu cepat diketahui warga. Api pun tidak menjalar dan langsung dipadamkan. Kobaran api hanya membakar beberapa pintu kelas di SMPN 1 Cikelet. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================