Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan pembangunan 17 huntap tersebut dibangun pada tahun 2021 dengan waktu 3 bulan dengan total anggaran Rp 1,6 Miliar.

“Ya dengan total anggaran 1,6 Miliar itu tidak hanya 17 unit huntap saja, tapi juga dengan pembangunan jalan dan lainnya,” ungkap Ajat.

Dilokasi yang sama, Kepala Desa Wangunjaya, Hanapi menyampaikan terimakasih kepada Bupati Bogor  atas terbangun dan diresmikannya huntap bagi para korban bencana longsor yang berlokasi di Kampung Seluduk.

BACA JUGA :  Soal Penanganan Banjir Lintasan di Kota Bogor, Dedie Rachim: Ada Pembagian Kewenangan Pusat dan Provinsi

“Terimakasih kepada Ibu Bupati yang sudah meresmikan huntap, kami berharap semoga tahun depan usulan masyarakat dusun 3 terkait pergerakan tanah seluas 20 hektare yang sudah abrasi menutup kali bisa direalisasikan,” katanya.

Dari pergerakan tanah seluas 20 hektare tersebut, menurutna sangat menghawatirkan, pasalnya pergerakan tanah itu jika tidak segera diatasi bisa berdampak terhadap 3 Desa. Selain mengancam nyawa, lahan pertanian pun saat ini sudah tidak dapat difungsikan.

BACA JUGA :  10 Strategi Memasak Hemat agar Pengeluaran Makan Tetap Terkendali di Tengah Kenaikan Harga

“Terkait datanya, sudah kita sampaikan ke ajudan Bupati,” tutup Hanapi.

Sebagai informasi, turut hadir dalam kegiatan Peresmian Huntap di Desa Wangunjaya Kecamatan Leuwisadeng yakni, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Dandim 0621, Kepala DPKPP, Kepala DPMD, Kepala Cabang BJB, Camat Leuwisadeng, Kades se- Kecamatan Leuwisadeng serta para tokoh dan alim ulama Kecamatan Leuwisadeng. (Didin/CR)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================