Para tersangka yang berperan aktif dalam melakukan penggalangan dana hingga memfasilitasi tersangka teroris lain yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) untuk bersembunyi dari kejaran aparat.

Jamaah Islamiyah merupakan organisasi yang telah ditetapkan sebagai kelompok teroris. Sejumlah anggotanya diketahui kerap terlibat dalam aksi teror bom sejak lama di Indonesia.

BACA JUGA :  Cara Mencuci Bantal di Mesin Cuci agar Tetap Bersih dan Awet

Misalnya Bom Bali I, Bom Bali II, Bom di Hotel JW Marriott dan sejumlah aksi teror lainnya. Mayoritas dari mereka yang terlibat dalam pengeboman merupakan alumni Afghanistan tahun 1990-an.

Para anggota Jamaah Islamiyah tersebut mendapat pelatihan militer dan merakit bom ketika membantu Afghanistan merong-rong tentara Rusia. Abu Bakar Ba’asyir dan Abdullah Sungkar memainkan peran utama dalam kelompok tersebut. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================