Begini Aturan Terbaru Perjalanan Selama PPKM Level 3, Jabodetabek, Bandung, DIY dan Bali PPKM Level 3  

ppkm level 3

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – PPKM level 3 sudah diberlakukan di Jabodetabek, Bandung Raya,DIY dan Bali.

PPKM level 3 ini diterapkan hingga 14 Februari 2022 mendatang. Dengan adanya PPKM level 3 ini maka aturan perjalan juga kembali diperketat. Terutama soal kapasitas penumpang untuk semua moda transportasi.

Keputusan ini diambil saat lonjakan kasus Covid-19 terjadi sejak awal Februari. Aturan terkait penerapan PPKM di Jawa-Bali melalui Inmendagri Nomor 9 Tahun 2022.

Pada wilayah PPKM level 3, transportasi umum seperti angkutan massal, taksi (baik konvensional maupun online), serta kendaraan sewa atau rental diberlakukan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen. Sedangkan untuk pesawat terbang diizinkan mengangkut penumpang dengan kapasitas 100 persen.

BACA JUGA :  Mulai Hari Ini, Hery Antasari Resmi Jadi Pj Wali Kota Bogor

Untuk wilayah PPKM level 1 dan 2, moda transportasi umum diizinkan beroperasi 100 persen.

Dalam Inmendagri juga mengatur pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) tetap dapat memasuki wilayah Indonesia selama masa perpanjangan PPKM.

Secara lebih rinci pembatasan pintu masuk perjalanan penumpang internasional diatur dengan beberapa ketentuan.

Untuk pintu masuk udara hanya melalui enam bandar udara (bandara). Keenam Bandara tersebut yakni Bandara Soekarno Hatta di Tangerang Provinsi Banten, Bandara Juanda di Sidoarjo Provinsi Jawa Timur, Bandara Ngurah Rai di Denpasar Provinsi Bali, Bandara Hang Nadim di Batam Provinsi Kepulauan Riau, Bandara Raja Haji Fisabilillah di Tanjung Pinang Provinsi Kepulauan Riau, dan Bandara Sam Ratulangi di Manado Provinsi Sulawesi Utara.

BACA JUGA :  Ternyata Buah Sawo Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan, Simak Ini

Untuk PPLN yang masuk dari jalur laut melalui provinsi Bali dan Provinsi Kepulauan Riau boleh menggunakan kapal pesiar (cruise) dan kapal layar (yacht).

Pengaturan teknis terkait pelaksanaan dua ketentuan dan pada masa transisi akan diatur lebih lanjut oleh Kementerian Perhubungan/Satuan Tugas Penanganan Covid-19/Kementerian/Lembaga terkait. (net)

Bagi Halaman
============================================================
============================================================
============================================================