Selain itu, pentingnya mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam penanganan korban terdampak bencana. Sehingga para korban tidak dijadikan objek untuk ‘panjat’ status sosial.

Kata dia, alokasi anggaran kebencanaan tetap proporsional dan tidak terkena relokasi anggaran meskipun dalam tiga tahun ini terjadi pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, dirinya berharap anggaran tersebut juga digunakan secara efektif agar bencana tidak terjadi berulang-ulang. Salah satunya harus segera ditemukan solusi yang tepat untuk keselamatan warga yang berada di lokasi rawan bencana.

BACA JUGA :  Kebiasaan Menyimpan Handuk di Kamar Mandi Ternyata Berisiko, Ini Penjelasan Ahlinya

Dengan demikian, Rudy berharap apel gelar pasukan dan pengecekan sarana dan prasarana tidak hanya sebatas seremonial. Namun harus adanya keseriusan dalam mendeteksi lokasi rawan bencana, kesiapsiagaan petugas, kesiapan sarana dan prasarana, serta pemetaan jalur evakuasi harus dilakukan dengan matang. Sosialisasi kepada penduduk yang tinggal di lokasi rawan bencana juga harus dilakukan secara masif.

BACA JUGA :  Pos Koramil Megamendung Resmi Berdiri, Jaro Ade: Jaga Sinergi Demi Bogor Aman

“Jadi kita harus cepat tanggap, petugas harus terlatih dan masyarakat juga mendapatkan edukasi yang baik karena ini menyangkut keselamatan nyawa manusia,” kata dia. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================