“Kemungkinan besar terpeleset, karena ada luka di kaki di jempol seperti luka terkena batu. Nyebur ke dalam kali, enggak bisa naik, akhirnya meninggal,” terangnya.

Dalam kesemptan itu, Joko memastikan tidak ada luka akibat kekerasan. Hal itu berdasarkan hasil visum terhadap korban di rumah sakit.

BACA JUGA :  Rangkaian HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Ajak Warga Menyusuri Sejarah dan Alam Bogor

“Sudah dibawa ke RSUD Tangerang Selatan untuk dilakukan visum luar tidak ditemukan luka kekerasan atau benda tajam,” kata dia.

Lebih lanjut, Joko menyebut berdasarkan informasi yang diperoleh, korban memiliki kebiasaan bepergian dan tanpa tahu arah pulang.

BACA JUGA :  Sambut Hari Lingkungan Hidup, Warga Mekarjaya dan PTPN IV Regional I Normalisasi Sungai Cikalong

“Kebiasaan dia (korban) memang suka pergi sendiri, lupa jalan pulang, linglung gitu,” pungkasnya. (net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================