BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Kasatlantas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pranata memprediksi jalur Puncak, Bogor akan mengalami peningkatan volume kendaraan pada H+1 Idul Fitri. Sebab, kawasan Puncak masih menjadi primadona wisatawan untuk berlibur.
Untuk mengantisipasi kepadatan wisatawan di Kabupaten Bogor, khususnya Puncak, polisi bekerja sama dengan pihak pengelola wisata. Ia meminta pengelola wisata melapor perkembangan pengunjung yang masuk dan keluar.
“Jadi untuk trennya sendiri itu Jalur Puncak merupakan destinasi wisata, sehingga peningkatan arus volume kendaraan biasa terjadi di H+1 hingga sekian,” kata Dicky kepada wartawan di Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Sabtu (30/4/2022).
Dengan demikian, untuk mengurai penumpukan kendaraan di jalur tersebut, Polres Bogor akan memberlakukan rekayasa arus lalu lintas dengan sistem ganjil genap dan satu arah (one way) secara bergantian. Pihaknya juga menyebut akan menerjunkan ribuan personel gabungan untuk merekayasa lalu lintas agar tidak ada dampak kepadatan kendaraan.
Tak hanya itu, pengamanan di sejumlah titik pun akan dioptimalkan guna mencegah potensi pelanggaran dan kecelakaan seperti menyiapkan pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu.
“Pemudik lokal seperti ke Cianjur, Bandung sendiri kami prediksi di saat ini mulai tanggal 30, 1, dan 2. Namun, hanya segelintir masyarakat yang akan menggunakan jalur wisata ini karena memang pada hari-harinya juga jalur wisata cukup padat dengan para wisatawan,” ungkap Dicky.
“Kita total ada enam rest area, kalo Pospam (pos pengaman) ada empat. Mobil derek juga sudah ada di tiga titik seperti di jalur bawah, tengah, dan atas,” Dicky menambahkan.
Sementara, untuk untuk jalur pengendara dari arah Bandung menuju Jakarta yang melintas di jalur Puncak, polisi juga menyiapkan titik jalur alternatif melalui Jonggol.
“Sepanjang jalur Puncak sendiri ada lima pos yang kami persiapkan dengan 173 personel. Kemudian untuk jalur alternatif lain Jonggol untuk menampung limpahan arus lalu lintas,” ujarnya.
Itu dilakukan guna mengantisipasi limpahan arus imbas one way Jakarta menuju Jawa Tengah di jalur tol.
Saat ini, sambung Dicky pemerintah sudah menetapkan sistem one way ke arah Jawa Tengah. Untuk mengantisipasi hal itu dari arah Bandung menuju Jakarta melalui Cianjur atau Bogor jalur alternatif melalui Jonggol akan menembus hingga Cibubur, Jakarta Timur dengan melewati jalur Cileungsi, Kabupaten Bogor.
“Kami sudah menyiapkan pos-pos pengamanan dan pos pelayanan. Di mana di sana sudah tergelar anggota kami beserta fasilitasnya bagi masyarakat,” kata Iman.
Ia berharap, dengan adanya pos-pos yang telah disiapkan di sepanjang jalur itu, masyarakat bisa menggunakan jalur itu dengan aman, nyaman, dan lancar. (B. Supriyadi)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















