Bima menjelaskan, ibukota Jakarta pindah dirinya ada kekhawatiran pendapatan Kota Bogor, tapi tetap harus selalu optimis. Kenapa?, mungkin jasa dan wisata akan hilang, pajak hotel restoran dan kegiatan workshop seminar juga lainnya mungkin tidak banyak yang datang ke Kota Bogor.

“Salah satunya mungkin kami alihkan ke destinasi wisata yang banyak, karena jangan sampai nanti workshop dan meeting pada saat pindah ibu kota akan hilang. Kami melihat kota Jakarta nanti akan lebih fokus kepada sebagai kota pusat bisnis, jadi butuh destinasi wisata di Kota Bogor,” jelasnya.

BACA JUGA :  Motor Tukang Pijat Dibawa Kabur Begal, Polisi Kejar Pelaku

Kemudian Bima menambahkan, disitulah keuntungan berkembang destinasi wisata Kota Bogor, kemudian akan ada perkembangan pemukiman di Kota Bogor karena Kota Bogor banyak saingan nya di Jabodetabek. Tetapi kan memang kalau masyarakat memilih, tidak akan tinggal di Depok, Tangerang, Bekasi dan lainnya.

BACA JUGA :  Mengapa Tawon Sering Membuat Sarang di Rumah? Kenali Faktor yang Menarik Kehadirannya

“Ya pasti di Kota Bogor karena lebih nyaman dan dibenahi kotanya. Kemudian NJOP nya akan semakin tinggi. Kalau ibukota pindah, Kota Bogor akan tetap menjadi magnet, jadi nanti kami tergantung pada BPHTB kan, ini pemasukannya nomor satu dan nomor 2 PBBP2 dan berikutnya pajak lainnya,” pungkasnya. (Aditya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================