Tim Penjinak Bahan Peledak
Dua anggota tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) dari Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) membawa tas yang diduga berisi bom saat simulasi penanganan teror bom di Lobi Utama DPRD, Kota Bogor, Rabu (25/5/2022).

BOGOR-TODAY.COM, BOGORTim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) dari Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) mengamankan tas berwarna merah yang diduga bom di lobi utama DPRD Kota Bogor, Rabu (25/5/2022).

Mayor Czi Benny Faizal selaku Katim pelatih mengatakan, pengamanan bom tersebut merupakan simulasi dalam rangka latihan bagi perwira siswa Dikpa Jihandak Pusdikzi Kodiklatad Jalan Sudirman, Kota Bogor.

Benny melanjutkan, yang mana dalam skenario di ceritakan bahwa awalnya kota Bogor dalam zona hitam kemudian seorang satpam DPRD menemukan sebuah tas yang mencurigakan sebagai bom.

BACA JUGA :  Peringati HJB ke-544, Gedung DPRD Kota Bogor Jadi Magnet Aksi Sosial Donor Darah

“Kegiatan ini baru pertama kali di laksanakan di DPRD kota Bogor, Alhamdulilah kerja sama antara Pusdikzi Kodiklatad dengan DPRD terjalin dengan baik sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,” ujar Mayor Czi Benny Faizal.

Adapun kegiatan ini merupakan latihan aplikasi siswa Dikpa Jihandak, setelah mendapatkan pembelajaran di Pusdikzi dengan materi-materi baik teori maupun praktek.

“Perwira siswa ini terdiri dari perwakilan satuan Zeni yang ada di Indonesia dengan total 20 orang siswa pendidikan perwira jihandak,” terangnya.

Benny menjelaskan, untuk jenis bom yang digunakan dalam latihan ini merupakan bom tiruan yang terbuat dari pipa PVC kosong dan di beri timer.

BACA JUGA :  Waspadai Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Memicu Anemia

“Adapun sesuai prosedur yang ada bom yang telah di temukan harus di laksanakan identifikasi dengan menggunakan alat scantrak yaitu alat yang dapat melihat isi atau rangkaian dalamnya bom, setelah itu baru di laksanakan kegiatan evakuasi dan disposal, karena bom yang ditemukan merupakan bom waktu maka perlu penanganan yang teliti, cepat dan tepat,” jelas Benny (Aditya).

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================