
Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Maria Endang Sumiwi saat menyampaikan hasil survei GATS Sebanyak 121,6 juta orang terpapar asap atau menjadi perokok pasif yang berasal dari rumah, dan 20,3 juta orang terpapar asap rokok di tempat kerja
Hasil survei juga menemukan, sebanyak 8 juta orang meninggal dunia karena penyakit yang diakibatkan oleh paparan asap rokok.
“Data ini juga menunjukkan, bahaya rokok tidak hanya berpengaruh pada mereka yang merokok aktif. Para perokok pasif juga mendapat risiko yang sama, lantaran keterpaparan asap rokok di sejumlah tempat tergolong tinggi,” ujar Maria.
Maria mencontohkan, seperti di transportasi umum sebanyak 40,5 persen, di restoran sebanyak 74,2 persen, di tempat kerja sebanyak 44,8 persen, di rumah sebanyak 59,3 persen, dan di fasilitas kesehatan sebanyak 14,2 persen.
“Berdasarkan data ini, diharapkan bisa membantu pemerintah Indonesia untuk mengevaluasi dan menyusun rencana pengendalian konsumsi tembakau dengan tujuan utama melindungi kesehatan masyarakat, terutama generasi muda,” kata dia. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















