
Zentri sapaan akrabnya mengaku, sebelum dibukanya akses jalan oleh TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD), memang saat itu sangat terjal. Tapi kali ini, sudah ada peningkatan, sehingga kendaraan roda dua sudah masuk.
Zentri tak sendiri, ia mengajar bersama 4 teman gurunya yang juga sama-sama tenaga honorer. Zentri sendiri mengajar murid kelas dari kelas 1 hingga kelas 6, dengan jumlah murid sebanyak 160 siswa dan siswi.
“Dulu saya ngajar menerima upah 250 ribu, naik hingga saat ini sampai 1 juta. Itu upah sebagai honorer setiap bulan,”akunya.
Selama mengajar, sambung Zentri, Kampung Cijantur saat ini banyak perubahan dan sudah mulai sadar terhadap pendidikan. Bahkan, saat ini ada sekolahan SMP terbuka di Kampung Cijantur.
“Allhamdulilah saat ini sudah mulai sadar terhadap pendidikan. Sekolahan SDN kelas jauh, ada juga sekolahan SMP terbuka,”terang Zentri. (B. Supriyadi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















