Berdasarkan infomasi yang didapat Ajib, korban kerap menjadi sasaran amuk sang suami. Hingga Sulamsih jatuh sakit, dan sempat dibawa Subiat ke sebuah padepokan dengan dalih untuk berobat. Namun anehnya, pihak keluarga dilarang untuk menjenguk.

“Karena korban sakit-sakitan terus, kemudian sama pihak keluarga dibawa ke rumah sakit. Kebetulan anak korban ada yang tinggal di Nganjuk, akhirnya dibawa ke sana dan setelah beberapa dirawat akhirnya meninggal,” ungkap Ajib

BACA JUGA :  iOS 27 Bawa Banyak Pembaruan: Apple Maps hingga Apple Music Ditingkatkan dengan AI dan Fitur Baru

Sejauh ini, lanjut Ajib suami ketigas Sulamsih mendadak hilang dari peredaran. Menurut infomasi yang diterimanya, Subiat langsung meninggalkan rumah setelah mengetahui Sulamsi meninggal dan pihak keluarga melapor ke polisi. “Usai mengetahui korban meninggal dunia katanya, suami tirinya ini kabur. Sampai sekarang tidak diketahui kemana,” tukas Ajib.

Sementara itu, hingga pukul 17.00 WIB, jenazah Sulamsih masih berada di ruang kamar mayat RSUD Wahidin Sudiro Husodo. Hingga saat ini petugas kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap jenazah Sulamsih.

BACA JUGA :  Warga Digenjot Taat Pajak, Truk Dinas Pelat Merah di Kota Bogor Malah Nunggak Sejak 2021

“Dari keluarga korban menyampaikan kematian ini diduga akibat KDRT yang dilakukan suami korban. Untuk memastikan kita akan lakukan autopsi, karena jarak antara dugaan KDRT itu kurang lebih dari 2 bulan yang lalu dari kematian korban,” kata Kasat Reskrim Polresta Mojokerto AKP Rizki Santoso. –(Net).

 

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================