
Bukan hanya itu, racikan air bunga yang diberikan pada pasien juga dibuat mendadak. Para pasien yang datang dan melakukan konseling akan dianalisis permasalahan yang dihadapi.
“Baru setelah itu diambil air bunga mana yang pas untuk dia. Karena yang harus diketahui setiap bunga itu punya kemampuan menyembuhkan yang berbeda,” kata dia.
Metode ini juga bisa jadi penjelasan kenapa orang sejak dulu senang mandi bunga atau berendam di air bunga. Ini bisa jadi dilakukan lantaran mandi bunga bisa meredakan stres yang tengah dialami seseorang.
Kata Alva, bunga memang memiliki kekuatan energi yang bisa meredam stres. Saat seseorang stres, akan terjadi penurunan megahertz hingga 60-80 dalam diri mereka. Dan bunga bisa menyalurkan frekuensi yang sempat berkurang itu.
“Misalnya mawar, dia punya frekuensi paling tinggi 368 megahertz. Nah dia pasti akan menyuplai energi ke tubuh kita,” ungkapnya.
Meski begitu, Alva tidak merinci jenis bunga apa saja dari 38 bunga yang bisa menyembuhkan masalah mental seseorang. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















