BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyebutkan bahwa Kota Bogor masih memiliki potensi ekonomi yang besar dalam pengembangan sektor agrikultur.

Dedi mencontohkan, seperti di kawasan Cibuluh hingga Tanah Baru, Bogor Utara yang memiliki potensi ekonomi yang cukup tinggi dalam bidang pertanian.

Menurutnya, banyak masyarakat yang memiliki bidang usaha yang sebetulnya bisa terus dikembangkan seperti budidaya ikan hingga mengolah tepung tapioka dengan memanfaatkan lahan, lalu ada juga yang beternak kambing.

“Jadi termasuk kita lewat di kampung kupat itu sebetulnya potensi masyarakat sekitar Rambay, Tarikolot, kemudian Tanah Baru hingga Cimahpar,” kata Dedie, Jumat (26/8/2022).

Melihat potensi itu, lanjut Dedie, tentunya harus diberikan akses yang baik dari segi infrastruktur perbaikan atau pelebaran jalan yang akan kita canangkan.

“Paling tidak di tahun depan kalau situasi keuangan APBD sudah lebih aman dari sekarang,” kata Dedie.

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Dengan demikian, perlu adanya peran serta dari berbagai pihak swasta maupun industri yang ada di lingkungan Bogor Utara untuk bisa mengalokasikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dalam berbagi kebutuhan kepentingan masyarakat.

“Contohnya, mungkin ada keinginan untuk membuat tempat bermain anak, menjadikan lapangan bola lebih baik, keinginan untuk perbaikan jalan kemudian penerangan jalan juga perbaikan saluran air. Mungkin bisa di gotong royongkan atau diminta peran serta dari masyarakat juga sektor swasta,” ungkapnya.

Kata Dedie, melihat itu, tinggal bagaimana dapat dikolaborasikan antara Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor yang memiliki kebijakan bantuan baik bibit benih maupun pupuk serta mesin pertanian untuk segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang selama ini belum mempunyai akses.

BACA JUGA :  Menjemput Keberkahan: Panduan Sunnah Rasulullah SAW Sebelum dan Sesudah Tidur

“Yang pasti ada pemanfaatan lahan tidur, terutama lahan atau aset milik pemkot yang tadi diminta bantuannya melalui DKPP untuk dimanfaatkan sebagai tempat penanaman rumput untuk pakan ternak,” jelas Dedie.

Sementara, Camat Bogor Utara Riki Robiansyah mengatakan, melihat kondisi di wilayah Bogor Utara tentunya ada beberapa potensi dan permasalahan yang ada, seperti drainase di Jalan Batara yang kondisi jalannya kurang bagus.

“Jadi kita mendata ataupun menemukan permasalahan yang ada untuk diselesaikan secepatnya,” jelasnya.

Kemudian, terkait potensi tadi ada beberapa tempat kita singgahi semacam gurame Sulaiman, ada juga salah satu kandang farm yang dapat dilihat bersama.

“Tentunya, dari Disperumkim dan DKPP sudah mencatat beberapa poin yang memang harus segera di intervensi terkait dengan hasil traking itu,” pungkasnya. (Aditya)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================