“Jadi sebetulnya biaya logistik ini kalau dibandingkan dengan struktur harga yang tercapai pada komoditi tertentu itu misalnya menyumbang tidak lebih dari 5%,” ucap Sudaryono.

Lantaran faktor logistik tersebut, sambung dia, para pedagang mau tidak mau bakal menaikkan harga jualnya demi memperoleh keuntungan. Terlebih, ekonomi para pedagang pasar sangat pas-pasan, di mana untung yang didapat hari ini dipakai untuk keperluan harian, begitu seterusnya.

Baca Juga :  Plt. Bupati Bogor Apresiasi Pelayanan Publik Tahun 2022 Kabupaten Bogor Meningkat Ke Kategori "B"

“Sehingga dengan adanya kenaikan BBM itu akan menaikkan biaya hidup mereka selama yang biasanya cukup untuk satu bulan tapi karena BBM-nya naik maka akan kurang. Maka jangan heran jika harga barang pokok mahal. Itu untuk menutupi kekurangan pedapatan para pedagang,” pungkasnya. –(Net).

Halaman:
« 1 2 » Semua