Sementara, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menginginkan, lembaga Zaytuna Quranic Institute ini mampu menjadi penerus tokoh dan ulama yang membangun peradaban islam. Sebab, kata dia, tidak sedikit tokoh dan ulama dunia yang lahir di salah satu Universitas tertua di dunia itu.

“Dari sini lahir sejumlah ilmuwan besar diantaranya Imam at-tanukhi ahli fiqh mazhab maliki, Imam Ibnu Urf At-Tunisi, Ibnu khaldun, dan ibnu Asyur, seorang ulama tafsir yang dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam diskursus Maqashid Syari’ah,” ungkapnya.

BACA JUGA :  LPDP Buka Beasiswa Co-Funding 2026, Kesempatan Kuliah S2 di China, AS, hingga Indonesia

Sehingga, dirinya menyambut hangat upaya mahasiswa Indonesia di Universitas Zaytuna dalam mencetak generasi-generasi baru di sektor pendalaman ilmu Al-Quran.

“Inisiatif pelajar Indonesia di Universitas Zaytuna Tunisia ini sangat positif dalam rangka mengkaji dan menggali nilai-nilai Al-Quran secara mendalam, sekaligus menawarkan solusi atas beragam problem kemanusiaan masa kini. Saya berharap Zaitunah Quran Institute ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk melanjutkan tugas membangun peradaban islam,” pungkasnya (Fadilah)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================