Atas kondisi tersebut, sambung Yani langkah pertama yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor adalah mengamankan warga dari ancaman pergeseran tanah susulan sehingga tidak lagi diperkenankan adanya aktivitas.

Selain itu, sebagai langkah antisipasi bencana pihaknya akan mengusulkan moratorium pembangunan di wilayah rawan rayapan tanah. Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk membuat kajian terhadap bangunan-bangunan di Bojongkoneng, agar tak ada korban jiwa di kemudian hari.

BACA JUGA :  Megawati Hangestri Tiba di Korea Selatan, Siap Perkuat Hyundai Hillstate untuk Musim Baru

“Nanti kami mengusulkan moratorium terhadap pembangunan untuk menghindari, untuk pencegahan dari pembukaan itu menjadi pergeseran tanah,” ujar Yani. (B. Supriyadi).

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================