Konsentrasi juga bisa ditingkatkan dengan minum secangkir teh atau air putih.

  1. Sulit Tidur

Kamu mungkin merasa kesulitan untuk tidur. Atasi keluhan ini dengan tidak memegang gawai maupun menonton TV sebelum tidur, tidak mengonsumsi kafein, dan melakukan sleep hygiene untuk meningkatkan kualitas tidur.

  1. Nafsu Makan Meningkat

Peningkatan nafsu makan bisa terjadi ketika berusaha lepas dari rokok. Kamu tetap perlu bijak mengontrol pola makan, dengan mengonsumsi makanan sehat dan tidak berlebihan.

Apabila kamu tidak sanggup mengendalikan efek psikologis pada fase awal berhenti merokok, sejumlah gejala depresi bisa muncul. Gejala depresi yang dimaksud, antara lain sedih berkepanjangan, kehilangan energi, tidak bergairah dalam beraktivitas, menarik diri dari lingkungan, perubahan nafsu makan, gangguan tidur, dan menurunnya konsentrasi.

Gejala depresi juga menyebabkan kamu merasa tidak berharga, pesimistis terhadap masa depan, dan punya kecenderungan menyakiti diri sendiri.

BACA JUGA :  HJB Run 2026 Meriah! 200 Pelari Warnai Peresmian JPO Tegar Beriman di Kabupaten Bogor

Untuk menyiasatinya, kamu harus menyadari bahwa perjuangan lepas dari ketergantungan rokok memang membutuhkan waktu. Karena itu, diperlukan motivasi yang kuat untuk menciptakan gaya hidup sehat tanpa rokok.

Tips Kuatkan Mental saat Berhenti Merokok

Untuk bisa berkomitmen lepas dari rokok sepenuhnya, sejumlah cara bisa kamu lakukan. Agar efek berhenti merokok tidak menyebabkan depresi, kuatkan mental dengan menjalani sederet tips berikut:

  1. Melakukan Aktivitas Fisik Ringan

Aktif secara fisik bisa membantu kamu meningkatkan hormon dopamin dan meningkatkan mood positif. Lakukan olahraga ringan secara rutin untuk menciptakan kebiasaan baru.

  1. Memiliki Pergaulan yang Sehat dan Suportif

Faktor lingkungan menjadi penentu keberhasilan kamu untuk berhenti merokok. Pilihlah pergaulan yang suportif dan sehat, dimulai dari keluarga, teman, atau orang terdekat yang tidak memiliki kebiasaan merokok.

  1. Manajemen Stres yang Sehat
BACA JUGA :  Sering Kram Kaki? Waspadai 7 Penyakit Ini sebagai Penyebabnya

Melatih manajemen stres yang sehat bisa dimulai dengan tidak reaktif menghadapi berbagai tekanan. Hal ini bisa membantu kamu agar terbiasa berpikir sebelum bertindak.

Lakukan juga latihan pernapasan untuk meredakan cemas yang melanda. Jadi, kamu tidak perlu ketergantungan lagi dengan rokok untuk mengatasi stres.

  1. Bantuan Profesional

Profesional, seperti psikolog atau konselor dapat membantumu mempertahankan motivasi, membuat perencanaan terapi, dan memberikan dukungan psikologis selama kamu berjuang untuk tidak lagi merokok.

Kegagalan menghadapi efek psikologis selama fase awal lepas dari jeratan rokok bisa jadi penyebab depresi. Karena itu, #JagaSehatmu dengan menerapkan sejumlah tips di atas agar bisa berhenti merokok selamanya.

Kuatkan niat dengan menyadari sepenuhnya bahwa rokok bukanlah solusi, justru menjadi sumber penyakit yang membahayakan kesehatan. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================