“Berbicara air Tirta Pakuan itu tentunya sudah melalui proses-proses yang sangat panjangnya. Artinya sistem pengolahan air dari mulai air sungai sampai masuk ke rumah pelanggan itukan ada banyak proses yang dilalui,” ungkap dia.

Rivelino menjelaskan, bahkan bisa dibilang air tadinya berwarna coklat, bisa jadi jernih dan pada akhirnya melalui proses disinfektan hingga masuk ke rumah pelanggan.

BACA JUGA :  Kenali Tanda-Tanda Stres Sejak Dini, Jangan Abaikan Dampaknya pada Kesehatan Mental

“Ada disinfektan yang bisa membunuh bakteri-bakteri yang masuk ke air. Sehingga air layak untuk di konsumsi oleh masyarakat. Air yang dihasilkan sudah standar untuk kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Rivelino memaparkan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi hampir semua daerah, atau sebagian besar sudah diberikan pemahaman seperti di zona 1, 2, 3 dan 4 khususnya sudah dilakukan.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Pastikan Pembangunan Berdampak Lewat Evaluasi IKU

“Terlebih kami pernah dibantu IWASH, dibantu mengkampanyekan air bersih ke masyarakat Kota Bogor. Selain kampanye, IWASH juga melakukan sosialisasi hidup sehat dengan air yang sehat. Sosialisasi akan dilakukan sampai akhir tahun, sambil mengejar raihan pelanggan kami,” pungkasnya. (Aditya)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================