Ilustrasi: Bima Arya saat mencoba sepeda listrik di pedestrian Kota Bogor. (Foto : Aditya/Bogor-today.com)

BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Wali Kota Bogor Bima Arya memerintahkan kepada perusahaan pengelola jasa sepeda listrik PT Beam untuk segera memperbaiki titik koordinat penempatan armada sepeda yang mengganggu pedestrian di seputaran Kebun Raya Bogor.

Selain itu, Bima Arya meminta untuk segera menambah personel patroli hingga keamanan para pengguna sepeda listrik di jalan raya.

“Ada dua yang di evaluasi kemarin satu masalah penempatan sepeda yang kedua masalah safety-nya, jangan sampe tidak pakai helm jalan,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Country Representative Beam Indonesia Ady Muzaki mengaku, pihaknya sudah mengevaluasi terkait hal tersebut dan berjanji bakal mengikuti aturan yang diarahkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Dia menjelaskan, bersama Wali Kota Bima Arya, pihaknya telah menentukan penempatan armada baru di lebih dari 100 lokasi yang dipastikan tidak akan menghalangi jalan trotoar ataupun setapak yang digunakan masyarakat.

Relokasi penempatan armada ini, sambung dia, akan dilakukan selama beberapa hari mendatang. Bahkan, pihaknya tengah melakukan sejumlah langkah tambahan untuk memastikan armada tidak akan tertinggal di luar area yang telah ditentukan sebelumnya.

BACA JUGA :  Soal Penanganan Banjir Lintasan di Kota Bogor, Dedie Rachim: Ada Pembagian Kewenangan Pusat dan Provinsi

“Kami akan menambahkan jumlah petugas untuk memastikan setiap armada parkir di tempat yang telah ditentukan. Para petugas juga akan menanggapi masukan dari masyarakat, apabila menemukan armada yang diparkir di tempat yang menghalangi jalan umum ataupun di lokasi yang dapat menimbulkan bahaya,” jelasnya, Kamis (3/11/2022).

Kemudian, Ady Nuzaki menegaskan, Bean pun akan menerapkan biaya denda bagi pengguna yang memarkir atau meninggalkan armada secara sembarangan dan tidak sesuai dengan tempat yang telah ditentukan.

Selain itu, Beam juga akan meluncurkan panduan parkir baru yang dapat diakses melalui aplikasi.

“Panduan parkir baru ini akan ditampilkan sebelum pengguna memulai berkendara dengan tujuan mengingatkan seluruh pengguna untuk memarkir armada Beam sesuai dengan regulasi yang berlaku sehingga dan terhindar dari hukuman atau denda,” terangnya.

Dia merinci, selama beberapa minggu mendatang, tempat parkir armada akan ditandai menggunakan stiker khusus, sehingga memudahkan pengguna untuk memarkir armada pada posisi yang tepat dan memastikan armada akan berada di tempat yang sudah ditentukan saat tidak digunakan.

BACA JUGA :  Masuki Tahun Ke-11, Bogor Hujan Trail 2026 Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Rider Nusantara hingga Mancanegara

Di lokasi tertentu, seperti sekitar Istana Kepresidenan ataupun kantor pemerintah lainnya, akan menyematkan teknologi geofencing untuk menerapkan zona ‘Dilarang Parkir’ khusus.

Dengan teknologi ini, kata dia, sistem GPS akan secara otomatis mendeteksi dan mengingatkan pengguna jika memasuki zona ‘Dilarang Parkir’, dan dilarang mengakhiri perjalanan ataupun memarkir armadanya.

Pihaknya mengapresiasi atas adanya teguran dari Bima Arya serta saran dari masyarakat tersebut, dan memastikan kerja sama yang terjalin bersama Pemkot Bogor akan terus berlanjut.

“Kami mengapresiasi masukan dari masyarakat yang sudah membantu Beam meningkatkan layanan mikromobilitas dan menghadirkan dampak positif bagi pengguna baru ataupun masyarakat yang sudah sering menggunakan armada kami,” paparnya.

Kami telah merespon masukan dari masyarakat dengan cepat dan berterima kasih kepada Pak Bima Arya, Wali Kota Bogor atas bantuannya dalam menentukan lokasi parkir armada Beam yang baru,” pungkasnya.

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================