
Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut dari diskusi itu lalu muncul satu keinginan bersama untuk penanganan kebencanaan jangka panjang sekaligus menjadikan Kota Bogor sebagai model penyelesaian bencana jangka panjang.
Tidak saja pembangunan bagi daerah yang terdampak secara fisik tapi juga relokasi warga yang tinggal di daerah kategori hitam.
“Komisi VIII DPR RI ingin mengetahui langkah-langkah penanganan bencana sekaligus apa yang menjadi kebutuhan di Kota Bogor,” ujar Bima.
Bima juga mengemukakan bahwa telah menyiapkan lahan relokasi untuk warga terdampak bencana. Degan demikian, ia meminta Komisi VIII bisa memfasilitasi dengan kementerian terkait.
Menurutnya, sistem mitigasi kebencanaan sudah berjalan. Namun, persoalan utamanya ada di lahan yang labil, faktor cuaca dan warga yang tinggal di daerah terlarang. Dua hal ini yang menjadi prioritas. Pasalnya, tercatat ada 1.001 rumah masuk kategori hitam. 1.001 rumah ini yang harus segera dipindahkan.
“Lahannya sudah siap dibangun, tinggal anggarannya kita cari. Untuk anggaran kami minta bantu dikoordinasikan dan kami juga akan berkomunikasi ke Menko, Menteri PUPR dan Gubernur untuk diakselerasi agar tahun depan sudah bisa dibangun,” tuntasnya. (B.Supriyadi)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














