Hal itu sesuai dengan tujuan dilakukannya boot camp training, yang mana dapat mengencangkan otot di seluruh tubuh, tidak hanya di satu area.

  1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Bagi sebagian orang, menurunkan berat badan merupakan tujuan utama berolahraga. Menurut dr. Arina Heidyana, olahraga apa pun sebenarnya bisa menurunkan berat badan, asal dilakukan dengan konsisten dan jaga pola makan.

Menariknya, boot camp training dapat mendorong pembakaran kalori, sehingga bisa membantu menurunkan berat badan.

Kombinasi latihan kekuatan dan gerakan kardio juga bisa membuat metabolisme tubuh bekerja dengan baik dan bisa membakar kalori selama berjam-jam setelah kamu berolahraga.

  1. Meningkatkan Daya Tahan Aerobik

Gerakan sprint, treadmill, dan aktivitas kardio intensitas tinggi lainnya yang dilakukan saat boot camp training sangat membantu untuk meningkatkan kekuatan kardiovaskular dan daya tahan aerobik.

BACA JUGA :  Hukum Makan dan Minum Menggunakan Wadah Emas dalam Islam, Haram atau Makruh?

Daya tahan aerobik adalah kemampuan paru-paru, pembuluh darah, dan jantung untuk menggunakan oksigen, serta memanfaatkannya menjadi tenaga untuk beraktivitas.

Kombinasi latihan kekuatan dalam boot camp training workout dapat meningkatkan energi di seluruh bagian tubuh.

  1. Meningkatkan Kesehatan Mental

Jangan langsung khawatir mencoba boot camp training, instruktur tidak akan memaksa kamu melakukan aktivitas fisik yang melebihi kemampuanmu, kok.

Instruktur akan membantumu percaya bahwa aktivitas fisik ini bisa meningkatkan perubahan pola hidup lebih sehat, sehingga kamu akan lebih percaya diri.

  1. Meningkatkan Suasana Hati

Olahraga jenis apa pun dapat membantu meningkatkan suasana hati. Hal ini disebabkan oleh pelepasan hormon endorfin (hormon bahagia) selama berolahraga.

Mengutip Cleveland Clinic, hormon endorfin akan dilepaskan saat melakukan kegiatan yang menyenangkan, termasuk olahraga. Hormon ini dapat membantu menghilangkan rasa sakit, mengurangi stres, dan meningkatkan kesejahteraan hidup.

  1. Memperluas Relasi Sosial
BACA JUGA :  4 Tanda Bahaya yang Sering Diabaikan Sebelum Serangan Jantung dan Stroke

Selama mengikuti boot camp training, mungkin kamu akan masuk dalam kelompok yang beranggotakan 2-3 orang. Hal ini sangat baik untuk menambah teman.

Selain itu, kamu juga bisa lebih termotivasi untuk berolahraga dan menerapkan gaya hidup sehat bersama-sama.

Dengan demikian, dr. Arina mengingatkan bahwa, boot camp workout adalah olahraga intensitas tinggi, sehingga tidak bisa dilakukan semua orang.

“Golongan yang tidak disarankan untuk memilih olahraga ini adalah lansia, orang yang cedera, penderita patah tulang, atau dalam masa pemulihan dari sakit,” katanya.

Bila merasa lelah, sambungnya sebaiknya jangan memaksakan tubuh untuk terus melakukannya. Kamu bisa beristirahat terlebih dahulu dan jangan lupa memenuhi asupan cairan. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================