Melihat adanya hasil penelitian yang berbeda, Anda disarankan untuk membatasi konsumsi minuman berkafein. Usahakan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi terkait porsi kafein harian Anda.

  1. Jus jeruk

Beragam jus kemasan yang mengandung gula atau pemanis buatan diketahui dapat meningkatkan risiko asam urat. Namun, jus tanpa pemanis buatan, seperti jus jeruk ternyata juga dapat memicu gout.

Beberapa penelitian menunjukkan, fruktosa tinggi dalam jus buah seperti jeruk, dapat dikaitkan dengan risiko asam urat yang lebih tinggi.

Fruktosa adalah gula yang ditambahkan ke dalam minuman bersoda, tetapi gula ini muncul secara alami dari buah jeruk. Karena itu, konsumsi berlebih jus jeruk sama berisikonya dengan meminum minuman bersoda dengan pemanis.

  1. Minuman energi
BACA JUGA :  Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah Indonesia

Minuman energi dapat mengandung kafein dan tinggi gula atau pemanis buatan. Karena itu, kebiasaan konsumsi minuman energi juga meningkatkan risiko asam urat, bahkan hingga dua kali lipat.

  1. Soft drinks

Beberapa penelitian membuktikan bahwa peningkatan risiko asam urat juga dipicu karena konsumsi soft drinks yang manis.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa konsumsi satu porsi soft drinks per hari dapat menggandakan risiko asam urat pada wanita dibandingkan dengan yang hanya konsumsi 1 minuman per bulan.

“Studi menunjukkan bahwa soft drinks dengan rasa manis dikaitkan dengan peningkatan risiko asam urat,” kata Jennifer Sloane, rheumatologist di Temple University Hospital Philadelphia kepada Everyday Health.

BACA JUGA :  Kandang Ayam Broiler Dua Lantai di Caringin Bogor Ludes Terbakar

“Menariknya, studi ini menunjukkan bahwa asupan soda diet tidak terkait dengan peningkatan frekuensi serangan asam urat,” imbuhnya.

  1. Bir

Bir mengandung sejumlah besar purin dan menjadi minuman yang paling sering memicu asam urat.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pasien yang mengonsumsi 340 ml bir setiap hari memiliki peningkatan risiko 1,5 kali lebih banyak, dibanding mereka yang tidak minum bir.

Bir yang tidak mengandung alkohol bahkan tetap dapat meningkatkan risiko serangan asam urat karena terbuat dari ragi.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================