
Penggunaan pakaian yang sama setelah berkeringat atau berolahraga, serta seprai atau handuk yang kotor juga akan menyebabkan jerawat punggung.
- Gesekan
Melansir Cleveland Clinic, jerawat punggung juga bisa muncul dan bertambah parah ketika punggung yang berkeringat bergesekan dengan baju atau barang lain, seperti tas punggung hingga peralatan olahraga.
Penggunaan peralatan olahraga tersebut akan memberikan tekanan pada punggung sehingga jerawat muncul dan bertambah parah.
- Keringat yang terperangkap
Keringat yang terperangkap di antara kulit dan pakaian dalam waktu yang cukup lama akan menyebabkan pori-pori tersumbat dan akhirnya muncul jerawat punggung.
Orang-orang yang tinggal pada daerah yang memiliki iklim tropis atau memiliki penyakit bawaan yang menyebabkan keringat berlebihan (hiperhidrosis) berpotensi memiliki punggung berjerawat.
- Konsumsi obat tertentu
Healthline menyebutkan bahwa jerawat punggung muncul sebagai efek samping dari konsumsi obat tertentu.
Beberapa jenis obat, seperti antidepresan dan kortikosteroid, akan menyebabkan jerawat punggung atau membuatnya semakin parah.
- Penggunaan produk perawatan kulit tertentu
Beberapa produk perawatan kulit bisa menyebabkan munculnya jerawat punggung, khususnya produk yang mengandung minyak.
AAD merekomendasikan untuk menggunakan produk perawatan kulit yang tidak menyebabkan komedo, jerawat, bebas minyak, dan tidak menyumbat pori.
- Stres dan kecemasan
Stres dan kecemasan akan meningkatkan produksi hormon kortisol di tubuh. Hormon kortisol ini dijelaskan oleh Cleveland Clinic sebagai penyebab bertambahnya produksi sebum yang akhirnya membuat punggung berjerawat.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















