“Alhamdulilah UMKM di kita banyak yang membina dan memfasilitasi dan betul-betul perhatian terhadap para pelaku UMKM Mulai dari Plt. Bupati Bogor, DPRD Kabupaten Bogor hingga Komisi 6 DPR RI,” tandasnya.

Selanjutnya Tim Juri KIJB Tahun 2022 sekaligus Deputi Riset dan Inovasi Daerah BRIN Yani Mulyaningsih menerangkan, untuk bisa masuk tahap validasi lapangan hari ini, beberapa tahap harus dilewati seperti tahap analisis, tahapan masuk ke 45 besar kemudian ke 21 besar dan proses pendalaman. Berdasarkan validasi lapangan inovasi SINUCANTIK sungguh luar biasa. Bahkan inovasi yang dihasilkan para pelaku UMKM Kabupaten Bogor sangat kreatif dengan cara mengolah sumber daya yang ada disekitarnya dengan proses belajar secara otodidak sehingga muncul suatu inovasi.

BACA JUGA :  Telaga Kautsar: Kenikmatan di Akhirat dan Golongan yang Tidak Diperbolehkan Mendekatinya

“Kami rasa sangat luar biasa, SINUCANTIK harapannya kedepan bisa mewadahi banyak inovator di Kabupaten Bogor. Juga  semakin banyak inovasi yang dihasilkan bahkan tidak hanya sekedar aplikasi tapi consern kepada dampak atau manfaat, dan apakah bisa direplikasi di tempat lain, supaya lebih banyak inovasi, tidak hanya di Kabupaten Bogor juga daerah lain bisa mereplikasi dari inovasi ini,” jelas Yani.

BACA JUGA :  Sarwendah Ingin Perselisihan dengan Ruben Onsu Segera Tuntas Demi Anak-anak

Katanya, kedepan semakin banyak produk inovatif yang basisnya SDM lokal yang akan mendorong nilai jual SINUCANTIK. “Karena produknya tidak sembarangan, tidak seperti produk UMKM pada umumnya, tapi produk yang dijual adalah hasil inovasi yang memang berdasarkan lomba,” tandasnya. (*/Gistin)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================