HERU_OPINI
Heru B Setyawan penulis opini dengan judul “Humas Ujung Tombak Kemajuan Sekolah”. (FOTO : IST)

Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati Pendidikan Kota Bogor)

MENURUT Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pengertian toleransi adalah bersifat atau bersikap menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat pandangan, kepercayaan, kebiasaan, kelakuan dan sebagainya) yang berbeda atau bertentangan dengan pendirian sendiri.

Atau jika boleh penulis ringkas pengertian toleransi itu menghargai perbedaan terutama yang berhubungan dengan agama dan keperyaan.

Seperti yang kita ketahui semua agama dan kepercayaan yang ada di dunia atau yang diakui di Indonesia pasti berbeda.

BACA JUGA :  7 Cara Menghadapi Orang Toksik Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental

Enam agama yang diakui di Indonesia yaitu: Islam, Kristen, Khatolik, Hindu, Budha, Khonghucu pasti berbeda, maka pentingnya adanya toleransi, agar tidak terjadi pertentangan dan tercipta kedamaian antar umat beragama.

Mengapa semua agama itu berbeda? Ya gampang jawabannya, karena tiap agama berbeda Tuhannya, Kitab Sucinya, Nabinya, ibadahnya, tempat ibadahnya, maupun aturan-aturan yang lain. Jadi penulis tekankan sekali lagi tiap agama itu berbeda, maka harus dibutuhkan adanya toleransi, titik, tidak pakai koma.

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

Ada contoh terbaik untuk toleransi yang sudah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. diriwayatkan Abdurrazaq dari Wahab, ia berkata, “Orang-orang kafir Quraisy berkata kepada Nabi Muhammad SAW, “Jika engkau berkenan, ikutilah kami satu tahun dan kami akan kembali kepada agamamu satu tahun.”

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================