
BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Sejak diluncurkan tiga bulan lalu peminat sepeda elektrik produksi BEAM Rover di Kota Bogor tercatat dalam aplikasi mencapai 60 ribu. Layanan moda transportasi mikro ramah lingkungan itu kini populer di Kota Bogor.
Country Representative BEAM Indonesia Devraj Sathivelu menyebut bahwa pihaknya telah melakukan survei dengan melibatkan perusahaan riset independen, hasilnya sangat luar biasa, dimana 96 persen pengguna BEAM bersedia untuk merekomendasikan layanan BEAM kepada orang lain. Bahkan, 99 pengguna setuju dengan keputusan Wali Kota Bogor menghadirkan layanan Beam di Bogor.
Sedangkan, untuk mendisiplinkan pengguna agar tidak parkir di sembarang tempat atau bukan di lokasi yang ditentukan, Devraj menegaskan mulai pekan ini akan menerapkan aturan baru berupa denda maksimal sebesar Rp 150 ribu. Pengguna juga tidak boleh meninggalkan armada di luar lokasi parkir yang ditentukan.
“Kalau ada pengguna yang terus menerus melakukan pelanggaran, BEAM dengan sangat terpaksa akan melarang atau tidak memperbolehkan lagi si pelanggar menggunakan armada BEAM,” tegasnya, Selasa (3/1/2023).

Oleh sebab itu, Devraj mengajak masyarakat Kota Bogor untuk aktif melaporkan pelanggaran tersebut dengan memindai QR code yang tertera pada armada. Setelah melakukan pemindaian, tim Rapid Response Rangers akan segera datang untuk memindahkan armada tersebut ke lokasi parkir yang benar.
“Aturan ini mungkin terasa berbeda bagi para pengguna BEAM yang telah terbiasa meninggalkan kendaraan di sembarang tempat. Namun, aturan ini sangatlah masuk akal. Apabila kita menyewa mobil, tentunya kita tidak akan meninggalkan mobil tersebut di tengah jalan setelah selesai menggunakannya. Hal inilah yang mendorong kami untuk menerapkan aturan baru,”jelasnya.
Menururtnya, kehadiran BEAM di Kota Bogor bertujuan untuk membantu program pemerintah yakni mengurangi emisi karbon dan polusi udara. Sebagai satu-satunya perusahaan yang menerima Climate Neutral Certificate di Asia Pasifik, setiap penggunaan armada BEAM dapat mengurangi emisi karbon dan polusi dibandingkan dengan penggunaan mobil atau sepeda motor berbahan bakar fosil.
“Dalam survei kami, sebanyak 65 persen responden pemilik mobil mengatakan akan menggunakan mobil pribadi mereka apabila layanan BEAM tidak tersedia. Hal senada disampaikan pengguna BEAM yang memiliki sepeda motor sebanyak 67 persen tidak menggunakan sepeda motor responden pemilik motor. Fakta ini menunjukkan bahwa Beam mendukung Kota Bogor menjadi lebih hijau ketika lebih banyak masyarakat yang lebih memilih menggunakan armada BEAM,” tuturnya.
Selain itu, kehadiran BEAM di Kota Bogor juga turut membantu menggerakkan perekonomian. Sebab Armada yang disediakan BEAM memudahkan masyarakat maupun wisatawan untuk berkeliling Kota Bogor dan lebih leluasa untuk singgah dan membeli makanan atau minuman dari pelaku UKM setempat.
“Sebanyak 33 persen responden yang menggunakan armada BEAM untuk membeli makanan dan minuman di toko lokal maupun pelaku UKM setempat. Ada 27 persen responden yang menggunakan armada BEAM untuk mengunjungi tempat wisata dan 20 persen untuk berkeliling kota,” tuntasnya. (*)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















