
Sementara itu, Kepala Disdik Kota Bogor yang baru, Sujatmiko Baliarto memaparkan, apapun bentuknya peluang-peluang pencatutan nama selalu ada di momen-momen tertentu untuk melakukan penipuan.
“Saya selaku kepala Disdik yang baru tentunya dimanfaatkan juga kemarin, ya karena Disdik ini objeknya banyak dan lain sebagainya, masanya juga banyak jangan sampai ada pemberitaan-pemberitaan hoax yang mengatasnamakan kepala Disdik untuk memanfaatkan situasi dan kondisi salah satunya dengan meminta uang. Minta sedikit imbalan tertentu mengatas namakan Kadisdik yang baru. Mohon itu jangan diikuti, abaikan!,” tutur Sujatmiko.
Sujatmiko menjelaskan, terkait program kedepan tentu, sesuai arahan bapak Wali Kota Bogor yang pertama bagaimana mengakselerasi, jangan sampai ada pungutan. Yang kedua, WiFi di wilayah pinggiran-pinggiran jangan sampai sekolah tidak ada WiFinya.
Ketiga Disdik juga harus bergerak cepat mengantisipasi pelayanan di wilayah terutama itu jangan sampai ada anak warga di Kota Bogor ini yang putus sekolah atau tidak sekolah yang intinya tidak terakomodasi dalam mendapatkan layanan pendidikan.
“Target Disdik berikutnya akan ada pembangunan sekolah-sekolah, terutama adalah pembangunan sekolah baru,” pungkasnya. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















