
Tujuan flexing
Berdasarkan penelitian, seseorang yang cenderung ingin menunjukan hidup mewahnya dilakukan guna membangun citra diri di jagat maya.
Tak hanya itu, tujuan lainnya sering kali dihubungkan dalam upaya menarik lawan jenis. Itulah sebabnya status dianggap menjadi daya tarik.
Apabila tren flexing terus berkembang dan membudidaya dikhawatirkan akan mengubah nilai di masyarakat yang condong pada hal-hal negatif.
Dampak flexing
Apabila seseorang yang dianggap kurang mampu, namun bergaul dalam komunitas yang bergaya hedon akan muncul keinginan untuk mengikutinya.
Terlebih saat ini sedereta platform belanja online menyuguhkan kemudahan kredit. Hal itu jelas dapat menjerumuskan.
Tren flexing juga berpotensi merusak kesehatan mental hingga berakibat meningkatkan stres dan berisiko depresi.
Demikian penjelasan singkat tentang flexing, tujuan hingga dampak negative yang dtimbulkan. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















