Tujuan Hingga Dampak Negatif Flexing, Tren Pamer Harta

Tujuan flexing

Berdasarkan penelitian, seseorang yang cenderung ingin menunjukan hidup mewahnya dilakukan guna membangun citra diri di jagat maya.

Tak hanya itu, tujuan lainnya sering kali dihubungkan dalam upaya menarik lawan jenis. Itulah sebabnya status dianggap menjadi daya tarik.

Apabila tren flexing terus berkembang dan membudidaya dikhawatirkan akan mengubah nilai di masyarakat yang condong pada hal-hal negatif.

BACA JUGA :  Putri Thailand Bajrakitiyabha Mahidol Wafat di Usia 47 Tahun Setelah 3 Tahun Menjalani Perawatan

Dampak flexing

Apabila seseorang yang dianggap kurang mampu, namun bergaul dalam komunitas yang bergaya hedon akan muncul keinginan untuk mengikutinya.

Terlebih saat ini sedereta platform belanja online menyuguhkan kemudahan kredit. Hal itu jelas dapat menjerumuskan.

BACA JUGA :  Doa Minum Susu 1 Muharram: Makna, Bacaan, dan Tradisi yang Berkembang di Arab Saudi

Tren flexing juga berpotensi merusak kesehatan mental hingga berakibat meningkatkan stres dan berisiko depresi.

Demikian penjelasan singkat tentang flexing, tujuan hingga dampak negative yang dtimbulkan. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================