Apakah Shalat Sunnah Idul Adha Harus di Masjid? Simak Penjelasannya

Ia mengatakan bahwa terdapat dua pendapat dalam hal ini, (1) menurut Imam Syafi’i, jika masjidnya luas maka lebih baik shalat di masjid.

Jika tidak, maka lebih baik shalat di luar masjid; dan (2) menurut Imam Malik, shalat di tempat luas lebih utama,

اَلْأَوَّلُ قَوْلُ الشَّافِعِي أَنَّهُ إِذَا كَانَ مَسْجِدُ الْبَلَدِ وَاسِعًا صَلُّوْا فِيْهِ وَلَا يَخْرُجُوْنَ وَالْقَوْلُ الثَّانِي لِمَالِكٍ أَنَّ الْخُرُوْجُ إِلَى الْجَبَّانَةِ أَفْضَلُ

Artinya, “Pendapat yang pertama menurut Imam asy-Syafi’i, bahwa sesungguhnya jika masjid di suatu daerah itu luas, maka sebaiknya shalat di masjid dan tidak perlu keluar.

Dan pendapat yang kedua menurut Imam Malik, bahwa keluar menuju tempat luas lebih baik.” (Syekh Abu Thayyib, ‘Aunul Ma’bud Syarh Sunan Abi Daud, Beirut, Darul Kutub Ilmiah: tt, juz IV, halaman 17).

BACA JUGA :  Kenapa Wajah Terlihat Lebih Tua dari Usia Sebenarnya? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Menurut Imam Syafi’i, lebih utamanya masjid dalam melaksanakan shalat sunnah Idul Adha hanya apabila masjidnya luas dan mampu menampung semua jamaah.

Baik yang merdeka dan budak, orang kaya dan miskin, orang tua dan pemuda. Namun jika masjidnya sempit dan tidak bisa menampung semua jamaah, maka shalat di tempat luas tetap lebih baik.

Karena shalat hari raya pada prinsipnya untuk mengumpulkan umat Islam disuatu menjadi bukan mushola.

Sedangkan menurut Imam Malik, alasan di balik pendapat shalat sunnah Idul Adha di tanah luas lebih utama daripada masjid.

Karena andai saja masjid lebih utama, maka tentunya Rasulullah akan melaksanakan shalat di masjidnya, bukan di tempat yang luas.

Sebab Rasulullah merupakan satu-satunya orang yang paling menjaga pada keutamaan sebuah ibadah.

Simpulan hukum Dari beberapa penjelasan ini, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan shalat sunnah Idul Adha tidak harus di masjid.

BACA JUGA :  Serbu Lapangan Sempur, Warga Berburu Pangan Murah Pemkot Bogor

Umat Islam boleh melaksanakannya di mana saja, baik di masjid, mushalla, tempat luas dan lainnya.

Namun, yang lebih utama dari semua itu adalah masjid jika bisa menampung semua jamaah tanpa terkecuali.

Jika tidak, maka shalat sunnah di tempat luas tetap lebih utama, kecuali menurut Imam Malik yang menilai bahwa shalat di tanah luas tetap lebih utama daripada masjid.

Sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah. Demikian penjelasan perihal tempat pelaksanaan shalat sunnah Idul Adha.

Semoga bermanfaat dan menjadi penambah wawasan bagi kita semua mengenai pelaksanaan shalat sunnah Idul Adha. Wallahu a’lam. ***

 Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================